Thursday, September 27, 2007

Happy Birthday To Me !!!

Assalamualaikum Wr. Wb.

Uwaahh... tidak terasa usia saya sudah menginjak 15 tahun. Rasanya baru saja kemarin saya berusia 7 tahun dan merayakan ultah saya dengan acara tiup lilin, potong kue, dll. Sekarang sih memang tidak jauh berbeda. Hanya saja, tidak ada lagi kue ultah seperti biasanya. Loh kenapa? Ya, habisnya saya memang kurang suka kue tart, jadinya saya lebih memilih makan di luar bersama ortu saya tanpa makanan ciri khas ulang tahun itu.

*Bagi yang ingin belajar memainkan lagu Happy Birthday, silakan dicoba. Hehe.. ;p




Semenjak pagi, kedua ortu saya sudah mengucapkan selamat ultah pada buah hatinya ini dan berjanji akan memberikan hadiah buku (wah, seperti yang saya idam-idamkan. Hurrayy!!!). Ketika di sekolah, teman-teman saya sudah siap menunggu saya di depan pintu kelas. Lalu mereka serempak berkata Happy Birthday!!! ketika saya melangkah masuk. Mereka satu per satu menyalami saya sambil berkata :Met ultah ya! Jangan lupa traktirannya lho! Saya hanya menanggapinya dengan tertawa kecil sambil berkata : Kalau mau buka bersama, ke rumahku aja...ya, kalau kalian tahu rumahku. Hehe! Dalam hati saya berkata : untung juga ya ultah pas puasa begini. Jadi ngirit deh! Hehehe... ;p

Sorenya, sewaktu perjalanan menuju ke toko buku, Mayas, teman SMP saya yang sekarang ada di Solo, menelepon. Dia mengucapkan selamat ulang tahun untuk saya. Sungguh merupakan suatu kebahagiaan tersendiri bagi saya karena kami sudah lama tidak bertemu maupun bertelepon. Beberapa teman yang lain pun turut mengirimkan pesan ucapan selamat. Wah... saya benar-benar bahagia hari ini. Apalagi akhirnya saya bisa beli juga beberapa buku yang saya inginkan. Hehe..

Saat ulang tahun saya ini, saya berdoa semoga saya dapat menjadi seseorang yang lebih baik lagi daripada yang lalu dalam segala hal. Amien.

Wassalamualaikum Wr. Wb.
Read more...

Monday, September 24, 2007

8 Things About Me

Assalamualaikum Wr. Wb.

Kemarin, hari Sabtu, sewaktu buka blog ini. Saya baca pesan Mbak Inda di shoutbox blog ini. Saya langsung kaget. Wuaaa!!! saya dapet peer!!! Selama beberapa hari, saya merenung untuk mencari-cari jawaban dari peer tersebut. Dan akhirnya, baru hari ini saya bisa menyelesaikannya. Semoga dapat nilai yang baik :)

Delapan hal tentang diri saya :
1. Hobi dan suka banget pergi ke toko buku.
Kalo lagi marah, sebel, cemberut, dll, trus diajak ke toko buku pasti saya langsung senyam-senyum sendiri dan wajah saya berubah jadi cerah secerah mentari pagi! Ngapain di toko buku? Itu, paling liat-liat ada buku baru yang bagus apa nggak. Sambil berharap uang tabungan bertambah atau ada dermawan yang baik yang mau memberi saya uang untuk beli buku itu. Hiks..Buku yang sedang diincar : La Tahzan, The Power of Water, Dari Atomos Hingga Quark. Saya tahu sih sebagian teman-teman blogger pasti sudah punya buku-buku itu. Tapi ya mau gimana lagi? Pelajar gitu lho… kalau mau minta ortu harus ada syaratnya. Apa tuh? Ya, biasa lah harus dapet nilai yang baik di semua mata pelajaran! Huhu...

2. Suka banget baca buku. (ini ada hubungannya sama no. 1)
Entah buku apa saja dengan tema yang bermacam-macam, saya suka sekali. Buku ini terutama komik. Hehe… tapi buku lain juga bagus kok. Bisa nambah pengetahuan dan wawasan. Saya nggak begitu tau kenapa saya suka sekali baca buku. Mungkin karena sedari kecil saya dibiasakan membaca buku.

3. Suka baca koran sambil makan.
Entah makan cemilan ataupun makan yang berat (sarapan, makan siang, makan malam, dll), pasti koran selalu ada di sampingnya. Seringkali saya ditegur ortu saya kalau korannya jadi kotor gara-gara saya baca sambil makan.

4. Suka sekali anime dan manga Jepang.
Saya suka jenis anime dan manga yang bercerita tentang perjuangan untuk mencapai sesuatu atau tentang detektif. Sekarang saya sedang menunggu kelanjutan manga Naruto sampai-sampai setiap bulan saya tanya ke teman-teman, ”Naruto terbaru udah terbit atau belum ?”


5. Suka belajar sambil ndengerin musik.
Saya suka sekali belajar dengan headset terpasang di telinga saya. Belajar sambil mendengarkan musik kan bagus untuk otak terutama musik yang slow dan enak didengar. Bukan yang punya dentuman drum keras seperti musik rock. Pernah suatu ketika karena saya terbiasa mendengarkan musik, saya mengerjakan ulangan matematika sambil bernyanyi-nyanyi kecil sampai-sampai teman sebangku saya geleng-geleng mendengarnya(hehe). Untungnya sih dapat nilai 9. Alhamdulillah...

6. Sering usil dan jahil dengan teman.
Setiap hari sepertinya saya nggak pernah kehabisan bahan dan cara untuk mengusili teman-teman yang ada di sekitar saya. Tapi, untuk bulan puasa sekarang, saya sedang mencoba untuk menguranginya (hehehe). Pernah suatu ketika saya gantian dijahili teman saya. Dia menyembunyikan kacamata saya saat pelajaran (saya pakai kacamata). Terang saja saya nggak bisa melihat papan tulis dengan jelas. Saya teriak-teriak sambil setengah marah mencari-cari kacamata saya. Lebih dari 15 menit saya interogasi satu per satu teman-teman yang waktu itu ada di dekat saya. Ternyata, eh ternyata teman saya (sebut saja R : sang tersangka) lupa kalau dia yang menyembunyikan kacamata saya di dalam lemari guru. Pantas saja, dia tidak bergeming ketika saya teriak-teriak mecari kacamata saya itu. :O
Ps : jangan sekali-kali usil karena suatu saat akan kena getahnya juga. ;D

7. Paling sebal lihat orang yang nggak jujur.
Saya paling nggak bisa lihat orang lain melakukan hal-hal yang nggak jujur. Contoh : mencontek, korupsi, berbohong (yang ini agak dimaklumi kalau ada alasan yang rasional). Saya sendiri nggak tau alasannya kenapa. Tapi, yang pastinya, itu semua merugikan orang lain dan diri kita sendiri! So, don't do it, Friends!

8. Sering pikun kalo mau melakukan sesuatu (padahal belum tua).
Saya seringkali bertanya kepada teman saya atau orang yang kebetulan ada di samping saya: ”Tadi saya mau ngomong apa ya?” atau ”Tadi saya mau ngapain ya?”. Hehe... untungnya sih kalo dalam pelajaran saya jarang begitu. Saya saja mengerjakan peer ini sambil diselingi sindrom, ”Apa ya yang tadi mau saya tulis?”

Yah, saya kira segitu aja cukup. Sebenarnya sih masih banyak lagi hal-hal aneh tentang diri saya. Tapi, ya tidak manusiawi kan kalau ditulis, bisa bikin kucing saya malu punya majikan seperti saya. Hehehe...

Oh ya, berhubung peer ini mewajibkan penjawabnya untuk mencari 8 blogger lain untuk mengerjakannya. Saya akan meminta 3 temen-temen blogger untuk mengerjakannya. Loh kok cuma tiga? habis susah juga sih cari 8 blogger lain yang belum dapet peer ini (Kalau ada yang belum dapet peer, boleh nulis langsung kok). Jangan lupa dikerjakan ya. Mohon maaf kalau merepotkan. :)

1. Mawar
2. Mas Andy
3. Mas Jo private

Jangan lupa tulis rules di bawah ini ya...

1. Each blogger must post these rules
2. Each blogger starts with eight random facts/habits about themselves
3. Bloggers that are tagged need to write on their own blog about their eight things and post these rules. At the end of your blog, you need to choose eight people to get tagged and list their names.
4. Don't forget to leave them a comment telling them they've been tagged and to read your blog.
Home works is done, now is your turn my buddies.

Wassalamualaikum Wr. Wb.
Read more...

Monday, September 17, 2007

Seberapa Efektifkah Pelajaran di Sekolah ?

Assalamualaikum Wr. Wb.

Sewaktu SD sampai SMA, kita selalu dijejali berbagai macam pelajaran, mulai dari yang bersifat eksakta, bahasa, jasmani sampai yang bersifat seni. Kita menerima pelajaran tersebut dengan terpaksa tanpa menghiraukan apakah kita menyukainya atau tidak, maupun berbakat atau tidak. Mungkin memang bagus jikalau kita mempelajari banyak hal. Akan tetapi, semakin lama pelajaran-pelajaran yang bukan merupakan bakat kita terasa menekan kita agar kita harus menguasainya. Kurikulum pendidikan Indonesia yang sekarang menggunakan KTSP mendorong para siswa agar aktif dalam setiap pelajaran. Akan tetapi, kita tidak pernah diberi kesempatan untuk mengutarakan keinginan kita mengenai pelajaran apa yang ingin kita pelajari. Kita tahu benar bahwa bakat dan ketertarikan masing-masing orang berbeda-beda. Ada yang menyukai olahraga, ada pula yang menyukai matematika. Ketertarikan itu tentu saja didorong olek bakat dan kemmapuan seseorang hingga seseorang itu menyukainya.

Sudah lama Indonesia menerapkan sistem pembelajaran yang menyeluruh dari segala aspek. Efektif atau tidak itu tergantung dari penilaian kita masing-masing. Jika dikaitkan dengan perbedaan baakt dan ketertarikan seseorang, tentu saja hal ini sangat tidak efektif. Bagaimana tidak? Coba bayangkan jika seseorang yang menyukai olahraga harus dijejali dengan pelajaran matematika yang tidak ia kuasai maupun senangi. Bayangkan bagaimana tertekannya ia karena harus mendapat nilai yang bagus di pelajaran matematika tersebut. Sungguh sangat menyiksa, bukan?


Negara-negara lain seperti Singapura tampaknya sudah selangkah lebih maju dari kita. Mereka membebaskan para siswanya untuk memilih pelajaran apa yang akan mereka pelajari di sekolah sesuai bakat dan ketertarikannya masing-masing layaknya seorang mahasiswa. Mereka mungkin berpikir bahwa mengajarkan sesuatu hal yang tidak disukai siswa adalah hal yang percuma walaupun tidak mustahil dilakukan. Tentu saja lebih banyak percumanya daripada berhasilnya. Sekolah-sekolah Singapura tidak pernah memaksakan secara sepihak bahwa seluruh pelajaran harus kita kuasai dengan baik. Kita tidak dipaksa untuk ahli dalam sains jika kita lebih ahli dalam bahasa. Kita tidak dipaksa untuk menyukai olahraga jika kita lebih tertarik pada kesenian. Kita hanya diharuskan mendalami apa yang kita kuasai dan senangi.

Orang-orang luar pun melakukannya tanpa ada pandangan melecehkan terhadap suatu bidang tertentu. Orang-orang Indonesia selalu berpandangan bahwa bila masuk IPA(dalam penjurusan SMA)pasti siswa tersebut pintar dan dapat menaikkan prestise keluarga. Padahal belum tentu siswa tersebut berbakat di IPA. Mungkin saja sebenarnya dia hanya mengikuti kehendak orang tua dan kehendak lingkungannya dengan mengabaikan IPS yang dia kuasai dan senangi, misalnya. Satu hal lagi yang perlu ditekankan adalah bahwa kepintaran tidak hanya dilihat dari satu pandangan saja, melainkan dari segala pandangan, mulai dari eksak, seni, olahraga, bahasa, sampai kemampuan bersosialisasi dengan baik. Menurut saya, kepintaran adalah kelebihan yang pasti dimiliki masing-masing orang meskipun itu berbeda-beda. Maka dari itu, tidak ada yang namanya siswa bodoh di dunia ini jika siswa tersebut tidak menguasai satu bidang tertentu.

Belum lagi, sering terjadinya pergantian kurikulum yang membuat guru maupun murid kesulitan untuk menyesuaikan diri karena berbagai macam hal. Misalnya, buku-buku yang tidak sesuai dengan kurikulum, perubahan penyampaian materi pelajaran, sampai sistem penilaian yang berbeda dari sebelumnya. Hal ini tentu saja membuat proses belajar-mengajar di sekolah tambah tidak efektif lagi karena banyaknya halangan yang harus dilewati untuk memahami materi pelajaran.

Sekolah adalah wahana belajar yang seharusnya mampu memberikan kita ilmu-ilmu yang kelak dapat bermanfaat dalam kehidupan kita. Tapi, fakta yang terjadi belumlah cukup untuk membuktikan hal tersebut. Kita berharap semoga pendidikan di Indonesia dapat berjalan lebih baik lagi sehingga dapat mencetak generasi-generasi yang mampu meneruskan pembangunan negara ini. Amien

Wassalamualaikum Wr. Wb.
Read more...

Wednesday, September 12, 2007

Marhaban Ya Ramadhan

Assalamualaikum Wr. Wb.

Marhaban Ya Ramadhan. Tanggal 1 Ramadhan sudah di depan mata, bermacam-macam hal sudah dipersiapkan dengan matang. Mulai dari peralatan ibadah sampai ke hal-hal yang kecil. Begitu pula hati yang juga harus dipersiapkan agar kelak mampu melaksanakan ibadah dengan ikhlas lahir batin hanya untuk Allah. Maka dari itu, saya memohon maaf lahir batin kepada seluruh teman-teman blogger. Maafkan segala kesalahan saya, baik yang disengaja maupun tidak. Sungguh semua manusia pernah melakukan khilaf sehingga manusia tidak pernah terhindar dari salah. :)

"Selamat menunaikan ibadah puasa. Semoga amal ibadah kita diterima Allah swt. Amien"


Wassalamualaikum Wr. Wb. Read more...

Wednesday, September 5, 2007

The Story of Camping to Bantir

Assalamualaikum Wr. Wb.

Bulan Agustus yang lalu, saya dan teman-teman kelas X pergi berkemah ke Bumi Perkemahan Bantir, Sumowono. Letaknya sekitar 2 jam perjalanan dari Semarang. Sekitar jam 3, kami berangkat bersama-sama menggunakan bus. Sesampainya di sana, brrr... hawa dingin sungguh menusuk tulang. Pada malam hari, selepas maghrib, kami mengikuti upacara pembukaan yang diikuti lomba tarik tambang. Pertandingan berlangsung seru, tapi sayangnya kelas kami tidak dapat membendung gencarnya perlawanan kelas lain (komentator sepak bola, mode:on). Ya, seperti yang diduga. Kelas kami kalah. Huhu...



Malam harinya, kami nonton film "Mr. Bean's Holiday" lewat LCD. Kami nonton bersama sambil menggelar tikar di tengah lapangan. Wuah, dingin-dingin tapi hangat juga karena semua anak jadi satu di selembar tikar yang tidak begitu luas. Film yang bagus dan sangat lucu tapi tidak begitu dapat kami nikmati karena semakin malam udara semakin dingin. Akhirnya dengan perjuangan keras kami melanjutkan menonton film dengan makanan kecil yang dibawa oleh beberapa anak. Setelah film selesai, kami segera pergi tidur di barak masing-masing.

Pagi harinya, kami akan hiking ke gunung di dekat tempat itu. Awalnya kami disuruh menjawab tebak-tebakkan untuk menentukan kelas mana yang duluan pergi. Dan anehnya, kelas kami menjadi kelas yang pertama hiking. Mau tahu tebak-tebakkannya? (Mungkin saja besok keluar di soal ulangan. Hehe..)
Apakah nama bapak 200 anak?
-Ayah

Loh, kok bisa? Saya saja nggak begitu mudeng. Lol.


Perjalanan dimulai. Selama hiking kami harus melewati beberapa post yang dimasing-masingnya terdapat rintangan. Rintangan-rintangannya antara lain : melipat tikar yang diisi 10 anak sampai paling kecil, debat, yel-yel, tebak lagu, LCT, semacam holahop dengan 5 anak, memasukkan tali ke dalam celana yang disambungkan ke 10 anak dan masih banyak rintangan "gila" lainnya. Selama hiking, kami banyak belajar tentang alam dan berbagai tanaman. Mulai dari buah berry liar, tanaman kubis yang sudah besar dan siap panen, tanaman cabai, dll. Sungguh saat itu kami merasa seperti si Bolang. Bukan "Bocah Hilang" lho ya.Hehehe...

Setelah selesai hiking dan sampai di barak, kami segera bersiap-siap mandi. Eits, jangan berpikiran buruk dulu. Tadi pagi udara sangat dingin jadi kami memutuskan untuk mandi setelah hiking. Nah, berhubung kami merupakan kloter pertama, kami jadi bisa menguasai kamar mandi karena kelas-kelas lain masih belum sampai. Hore!!!

Sore harinya, kami mengikuti lomba futsal, spanduk, dan hunting treasure (padahal di situ sama sekali nggak ada harta karunnya). Di lomba futsal, kami mendapat keuntungan karena jumlah kelas ada 13 sementara kelas kami tidak mendapat undian itu. Jadi, kelas kami dinyatakan langsung lulus ke semifinal. Ya, walaupun (lagi-lagi) kelas kami kalah. Di lomba spanduk, kami merasa minder walaupun di kelas kami banyak yang jago menggambar. Sebabnya, kelas kami adalah kelas yang paling sedikit membawa pilox dan alat mewarnai! Coba bayangkan, kelas kami cuma membawa 2 pilox dan beberapa spidol (yang itu pun harus mencari di sela-sela tempat pensil masing-masing anak)! Sementara kelas lain membawa pilox, spidol, cat poster, dan spidol yang jumlahnya tak terkira. Jadilah spanduk kami bergambar bagus tapi berwarna amburadul. Ya, itulah yang disebut kere-aktif. Hihihi... ;D

Malamnya diadakan pentas seni di sekitar api unggun. Wuih, cukup menghangatkan badan di saat dingin seperti itu. Urutan tampil masing-masing kelas diacak. Jadi, kami harus terus bersiap-siap jikalau kelas kami yang dipanggil. Tapi, karena saking lelahnya kami ber-hiking-ria tadi pagi, kami semua malah tidur!!! Yang pertama mempelopori sih anak cowoknya. Pertama satu orang tidur, yang kedua dua orang, yang ketiga... dan seterusnya sampai-sampai semua anak kelas kami tertidur pulas bagaikan terkena apel beracun nenek sihir! Kami sih awalnya malu juga, habisnya kelas lain antusias dan bersemangat sekali sementara kelas kami malah sepi..pi tanpa ada suara apa pun kecuali suara dengkuran. Huhu... Ya, habis gimana lagi sih. Kami sudah sangat capek dan kelas kami belum dipanggil juga meski sudah 6 dari 13 kelas yang dipanggil maju. Ya, sudah deh, kami tanpa rasa bersalah dan sebagai aksi protes kami semua tidur. Hehehe...

Nah, ketika giliran kami dipanggil, eh, semua langsung bangkit dari tidurnya secara tiba-tiba. Kami menampilkan yel-yel dan puisi. Waktu yel-yel, semua anak dengan jiwa yang masih separuh di alam mimpi mencoba memukul panci dan botol-botol aqua yang sengaja kami bawa serta menyanyikan lagu yan sudah kami persiapkan sebelumnya. Alhamdulillah semua lancar walaupun setelah kami tampil, kami langsung tidur lagi. :p

Esoknya, tidak terasa kegiatan kemah pun berakhir. Inginnya sih terus di sini, habisnya nyaman sih. Tapi, ya gimana lagi, kami juga sudah rindu dengan rumah masing-masing. Upacara penutupan diawali dengan beberapa kata sambutan dan pengesahan anggota baru KS (sejenis dewan galang). Lalu, dilanjutkan dengan pengumuman penghargaan bagi kelas berprestasi. Kami semua tersenyum kecil sambil berkata pesimis, "Ah, nggak mungkin kelas kita menang. Pensi aja malah tidur semua."

Walaupun begitu, rasa ingin mendapat penghargaan juga ada dalam hati kami. Habisnya kami merasa kami sudah berusaha keras mengikuti semua pertandingan yang ada terutama saat hiking. Pertama kelas terajin...bukan. Kedua kelas terfavorit...bukan. Kelas terpandai...juga bukan. Trus, apa donkz. Akhirnya kami semua pasrah. Lalu, kakak pembina kami berkata, "Jangan putus asa dulu. Masih ada harapan kok." Nah, tepat setelah kakak pembina kami berkata demikian, kakak pembina yang bertugas mengumumkan berkata, "Kelas teladan jatuh pada... X-3!!!" Sontak, kami langsung melonjak kegirangan sambil tertawa bersama. Kami sungguh tak mengira bahwa penghargaan itu jatuh pada kami. Sebab, kami jarang memenangkan lomba yang diadakan sebelumnya dan kelas kami malah tidur sewaktu pensi. Apanya yang teladan coba ??? Tapi, ya Alhamdulillah. Semoga penghargaan ini menjadi motivasi kelas kami untuk melakukan yang lebih baik lagi. Amien.

Saat perjalanan pulang, kami terus-terusan mengungkapkan kegembiraan kami walaupun sebelumnya bus yang kami tumpangi mengalami keterlambatan. Ya, kami rasa inilah hadiah terindah yang kami dapatkan setelah usaha keras dan kesabaran kami dalam menghadapi berbagai pertandingan walaupun jarang sekali menang. Hidup X-3!!! Hidup!!!

Wassalamualaikum Wr. Wb.
Read more...

Saturday, September 1, 2007

Hore, I'm Back !

Assalamualaikum Wr. Wb.

Huaa....!!!!! Akhirnya saya bisa posting lagi setelah sekian lama saya absen dari dunia blog. Senengnya.... (sampai terharu >.<). Maaf ya, buat temen-temen yang masih tetep setia datang ke blog saya tapi nggak menemukan postingan terbaru. Hal ini karena ada beberapa masalah. Yang utama adalah koneksi internet di rumah saya terputus gara-gara ada perbaikan. Pasti banyak yang tanya : Kenapa nggak ke warnet aja? Nah, ini dia masalah lainnya. Selama dua minggu ini, saya lagi ada UHT alias Ulangan Harian Terprogram dan baru selesai kemarin Jum'at. Karena saya nggak pengen nilai ulangan saya jeblok, akhirnya saya putuskan untuk nggak pergi ke warnet. Padahal dalam hati, saya terus-terusan mikir : gimana ya kabarnya blog saya? Jangan-jangan lagi sakit lagi (Hehehe). Tapi saya tetep mantau blog ini lewat HP kok, sambil dalam hati pengen banget blogwalking lagi. And finally, koneksi internet saya sembuh juga! Hore!!!! (jingkrak-jingkrak nggak karuan).


Nah, sekarang saya ceritakan saja hari-hari saya selama koneksi internet saya rusak. Awalnya, kalau nggak salah, hari itu saya barusan pulang dari kemah di Bantir, Wonosobo. Sampai di rumah, saya dapat kabar kalau internetnya lagi rusak. Padahal waktu itu saya lagi pengen banget posting tentang kegiatan saya selama kemah. Kalau diceritakan sekarang sih, udah basi ya.... Tapi, saya bakal tetep posting fotonya kok. Tunggu saja ya! :)

Hari-hari saya berlanjut dengan terus menghidupkan komputer sambil berharap tiba-tiba koneksi internet saya sudah sembuh. Tapi, tetap saja nggak sembuh-sembuh. Akhirnya kerjaan saya cuma bikin desain grafis dan bikin web design doankz! Saya sebel sekali karena kehilangan momen buat posting tentang Hari Pramuka, HUT RI ke-62, dan yang terakhir Semarang Pesona Asia.

Kemudian, kegiatan saya di sekolah sudah mulai dipadati dengan ekskul-ekskul. Saya akhirnya ikut ekskul ECC (ini wajib), Desain Grafis dan MOSI Matematika. Tapi yang MOSI sayangnya saya nggak masuk tim intinya. Ya, udah deh nggak apa-apa. Yang penting saya punya pengalaman ikut ekskul itu. Hari berganti hari, minggu berganti minggu, akhirnya momok yang menakutkan itu pun datang. Apakah itu? Jeng jeng jeng UHT!!!! Wah, sumpah soalnya sangat mengerikan. Hi...

Ciri-ciri soalnya :
1. Sangat sulit sampai-sampai sebagian besar teman-teman saya yang pintar harus remidi.
2. Sangat memberatkan karena batas tuntasnya 75 termasuk Olahraga dan Seni Tari.
3. Sangat membuat otak pusing tujuh keliling karena menggunakan bahasa Inggris (sekolah saya SBI, jadi 50% soalnya pakai bahasa Inggris pada mata pelajaran Matematika, Biologi, Fisika, Ekonomi-Akuntansi, Kimia, dan yang pasti bahasa Inggris itu sendiri)
4. Sangat tidak manusiawi karena membuat saya dan teman-teman stres dan takut menghadapi kecaman para orang tua.

Fuh, setiap kali ulangan dibagikan, saya dan teman-teman lalu berdoa : "Ya, Allah, Engkau kan Maha Pengasih dan Maha Penyayang, berikan kami nilai yang baik ya"(sambil memasang tampang memelas). Lalu, ketika dibagikan... jeng jeng jeng Alhamdulillah, Matematika dan Agama saya nggak remidi. Hore!! Ya, memang baru dua sih yang dibagikan. Semoga saja nilai UHT saya yang lain nggak remidi dan bagus semua. Amien. Doakan saya agar nilai saya bagus ya... :)
Read more...