Showing posts with label Activity. Show all posts
Showing posts with label Activity. Show all posts

Sunday, December 27, 2009

Social Care

Assalamualaikum Wr. Wb.

Maaf, sudah lama saya nggak menyapa kawan-kawan blogger. Sebenarnya saya masih semangat. Tapi keadaan yang memaksa saya untuk hiatus sementara. Hehe... Sekarang sekolah memasuki masa liburan. Tapi karena sudah kelas 3 ya nggak ada lagi yang namanya liburan penuh. Minggu depan saya sudah mulai tambahan pelajaran. Doakan saya kuat ya. Habis kelas 3 benar-benar menguras tenaga dan pikiran sih.

Oh ya, empat hari kemarin, sekolah saya mengadakan kegiatan social care. Kegiatan ini khusus untuk siswa kelas 3. Jadi, saya dan teman-teman ditempatkan di sebuah panti sosial untuk membantu kegiatan disana. Tujuannya supaya siswa bisa turun bermasyarakat. Ada yang dapat panti asuhan, panti wredha, atau panti karya. Kalau saya sekelompok (berdelapan : dua cowok enam cewek) kebagian panti asuhan di daerah Tembalang, Panti Asuhan Riyadhussalam. Di panti ini mengasuh 32 anak. Sementara ada juga yang menjadi tanggungan seperti janda dan duda. Nah, berhubung ini musim liburan, anak-anaknya banyak yang pulang. Otomatis suasana panti jadi sepi. Cuma tersisa sekitar 10 orang dan itu pun sebagian besar sudah dewasa. Padahal saya berharap bisa main sama anak-anak disana. Yah, meski begitu, kegiatan saya selama disana lumayan banyak juga llho.


Hari pertama
Masih agak canggung. Maklum walaupun sudah pernah survei, tapi untuk beradaptasi dengan lingkungan baru juga butuh waktu kan. Hari pertama kami diberi tugas bersih-bersih lingkungan. Sepertinya halaman depan panti mau direnovasi. Makanya perlu dibersihkan dulu.

Hari kedua
Awalnya kami berdelapan bingung mau ngapain. Lalu, oleh pengurus pantinya anak cowok diminta membantu mlester, kalau yang cewek diminta membungkus bingkisan untuk orang-orang yang jadi tanggungan panti. Ada beras sama mie. Sebenarnya sih lancar aja kalau berasnya nggak ada kutunya. Berhubung ada, ya harus dibasmi dulu. Jadilah saya "kutu" hunter. Hehe...

Hari ketiga
Kami diminta membuat cetakan huruf untuk papan nama panti. Dengan modal kertas karton besar, pensil, penggaris, cutter dan pilox, kami pun mulai membuat. Aawalnya sih lumayan semangat. Bahkan sampai menghitung besar huruf dan jarak antar huruf dengan telitinya. Tapi begitu sampai bagian menulis hurufnya, Masya Allah.. Susahnye... (nada Upin Ipin :P) Tiba-tiba di saat genting itu, sebuah ide melintas : bikin cetakan huruf pakai komputer terus difotokopi perbesar. Hngg -_-", kenapa kok ya nggak daritadi ide itu muncul. Kenapa baru setelah selesai bikin satu baris kok ya baru muncul. Ckckck... Akhirnya, siang itu kami minta ijin pulang lebih awal untuk bikin cetakan huruf. Sekalian hari itu kami diundang salah seorang teman untuk syukuran di rumahnya. Alhamdulillah, makan-makan. Hehehe...

Selesai makan, kami langsung bikin cetakan huruf pakai komputer dan tenyata hal ini penuh cobaan. Cobaan 1, printer di rumah teman saya rusak, jadilah kami harus muter-muter cari warnet untuk ngeprint. Cobaan 2, begitu ketemu warnet dan selesai diprint, kami harus muter-muter untuk cari tempat fotokopi yang superbesar. Cobaan 3, begitu ketemu tempat fotokopi yang spanduk didepannya ada tulisan : Fotokopi Super Besar, eh mbaknya malah bilang : "Kalau mau fotokopi yang besar, 200 meter lagi, Mbak. Cabangnya ini. Kalau yang sini nggak bisa." Jiaah... Cobaan 4, begitu kami sampai di tempat yang ditunjukkan mbaknya, begitu dicoba difotokopi malah nggak sesuai ukuran. Sempat kami putus asa. Terus masnya memberi harapan : "Kalau masih ada filenya bisa diedit di sini, Mbak." Dengan semangat yang tinggal separuh, kami mencoba mengedit huruf tadi dibantu pegawai sana. Alhamdulillah... akhirnya jadi juga setelah melalui perjalanan yang panjang dan melelahkan. Fuuhh...

Hari Keempat
Last but not least. Mungkin itu istilah yang tepat untuk hari terakhir social care. Sejak pagi kami sibuk cari bingkisan untuk kenang-kenangan. Begitu dapat, kami harus menyelesaikan tugas kami membuat papan nama. Kami harus meng-cutter satu per satu huruf dengan hati-hati. Coba bayangkan betapa susahnya meng-cutter angka 8, sodara-sodara. Belum lagi menempelkannya di papan untuk dipilox. Benar-benar penuh perjuangan.

Akhirnya jadi juga. Jadi bisa langsung dipajang.;)

Nb : terima kasih untuk semua penghuni panti yang telah memberikan banyak pelajaran berharga bagi kami... :)

Wassalamualaikum Wr. Wb.


Read more...

Tuesday, November 10, 2009

Special Gift

Assalamualaikum Wr. Wb.

Nggak kerasa sudah sekitar dua bulan saya nggak ngeblog. Terakhir nengok ada pesan di shoutbox : kok postingannya masih lebaran? Haduh... Malu juga. Langsung deh saya terjun ke lapangan buat update. Thanks a lot to Oelil karena sudah menyadarkan saya dari mati suri akan blog. Hehehe... Oh ya, maaf juga buat Mbak Ducky atas peer yang belum saya kerjakan. Sampai jamuran mungkin nunggunya ya. Juga buat Jimox yang undangannya baru bisa saya penuhi sekarang. Selamat buat alamat barunya ya!

Sebenarnya saya nggak malas ngeblog juga. Tapi apa daya, keyboard saya rusak. Jadi ada beberapa karakter yang nggak bisa diketik contoh huruf p (lah kok ini bisa? jangan sebut saya tikung kalau saya nggak kere-aktif, kawan. Huruf itu adalah hasil jerih payah saya copy paste huruf itu dari tulisan yang udah ada sebelumnya :D), tanda kurung tutup ), tanda tanya ?, tanda petik ”, strip -, titik dua : dan ada banyak lagi yang malas saya tulis karena capek bolak-balik cari semua karakter itu. Belum lagi ditambah dengan monitor yang tiba-tiba buta warna. Ya Allah... cobaan macam apa ini. Eh, tapi, ini kesempatan bagus buat minta yang baru! Hehe... *pasang senyum licik*


Selama dua bulan kemarin banyak kejadian yang bisa saya ceritakan. Termasuk ulang tahun saya yang ke 17. Hmmm... nggak kerasa sekarang saya sudah bisa punya KTP *0*. Semoga semakin bertambah umur saya, semakin bertambah pula hal-hal yang baik pada diri saya. Amin. Selain itu, di bulan Oktober ada ulang tahun ibu saya tercinta. Nah, untuk itu saya pun menyiapkan cake ulang tahun untuk beliau. Sebenarnya sih ini apple pie. Tapi saya buat cake ulang tahun karena ibu saya suka buah apel (maksa ceritanya). Resep ini baru saya coba sekali itu. Maklum saya kan nggak ahli masak jadinya agak kurang lembut teksturnya. Oh ya, resepnya bisa dilihat disini

Dan nggak lupa juga hadiahnya...
Lucu ya! Ibu saya sampai nggak tega bukanya ;)
Wassalamualaikum Wr. Wb.


Read more...

Sunday, September 13, 2009

Mulai dari Nol ya...

Assalamualaikum Wr. Wb.

Wah, sudah lama nggak posting ya. Kangen juga sama temen-temen ngeblog. Hehe... Sebenernya sih, pengen cepet-cepet update. Tapi rasa malas menjalar ke seluruh tubuh bagaikan virus yang ingin membunuh. Haiihh, Lebay!

Hmm... ramadhan kali ini alhamdulillah ibadah saya bisa lancar kecuali karena halangan karena kodrat perempuan :D. Berhubung sudah lebaran, saya ucapkan : taqabbalallahu minnaa wa minkum. Selamat Idul Fitri ya. Mohon maaf lahir batin kalau mungkin saya pernah melakukan khilaf secara sadar atau nggak. Jadi, mulai dari nol lagi ya... :)


Wassalamualaikum Wr. Wb.




Read more...

Saturday, August 22, 2009

Berbagi Wangi Ramadhan

Assalamualaikum Wr. Wb.

Alhamdulillah... Sungguh tak terkira saya masih bisa menghirup wangi angin bulan Ramadhan tahun ini. Semoga dibulan yang suci ini, ada perbaikan dari diri saya untuk tahun-tahun seterusnya. Yang sebelumnya shalatnya telat, jadi lebih tepat waktu. Yang sebelumnya ngajinya jarang, jadi lebih sering. Amin.

Oh ya, memasuki bulan Ramadhan ini, saya mau memohon maaf lahir batin kalau saya punya salah yang disengaja ataupun nggak. Maaf ya... Sungguh manusia tidak bisa lepas dari khilaf. Selain itu, bagi teman-teman sesama muslim, saya ucapkan selamat menunaikan ibadah puasa. Semoga amal ibadah kita semua diterima oleh-Nya. Amin.


Kemarin, masjid di kompleks saya mengadakan acara pawai keliling kampung dalam rangka menyambut bulan Ramadhan ini. Acaranya diikuti oleh anak-anak peserta TPQ yang bersepeda hias diiringi dengan replika masjid yang dibuat diatas truk. Nah, saya sendiri kebagian tugas membuat bunga. Bunga itu nantinya akan dibagi-bagikan kepada warga. Saya diberitahu lewat sms sekitar jam 12an. Waktu itu saya kira bakal banyak yang bantu bikin. Tapi, ternyata cuma saya yang bikin! Teman-teman yang lain lagi ada acara. Wah, bener-bener panik saya. Bahan-bahannya baru diserahkan ke saya sekitar jam 2 lebih. Sementara deadline dikumpulkannya jam 4 sore. Wuih, harus bikin puluhan bunga dalam waktu satu setengah jam!

Awalnya sih saya hopeless banget. Lha gimana? Harus bikin puluhan bunga tapi waktunya mepet. Tapi alhamdulillah-nya, Mbak saya mau bantuin motongin kertas buat ditempelin ditangkai bunga. Makasih ya, Mbak! Hmm... Selama satu setengah jam itu, tangan saya seolah nggak mau berhenti melilit-lilit kertas krep di tangkai lidi. Awal-awalnya saya bikin mawar, tapi semakin saya panik liat jam makin ruwet bunganya.. -_-'. Ya sudahlah yang penting jadi. Tepat pukul 4, semua kertas krepnya udah habis. Alhamdulillah... :D Nggak sempet ngitung ada berapa tapi bunganya lumayan banyak sih. Ya, Allah, sungguh karuniaMu tiada tara untuk mengizinkanku berbagi semangat Ramadhan pada orang lain. Happy Ramadhan, Friends! :D

Wassalamualaikum Wr. Wb.
Read more...

Saturday, August 8, 2009

Semangat Baru

Assalamualaikum Wr. Wb.

Kemarin malam sewaktu mampir ngisi bensin sepulang les, saya disapa oleh petugasnya. Begini ceritanya...

Saya : “Sepuluh ribu, Pak.” *sambil senyum karena kasihan lihat bapaknya sibuk bolak-balik ngisi bensin sementara antrian motor nggak kunjung habis. Kata orang kan senyuman bisa bikin orang lain bahagia.*

Bapak-bapak petugas pom bensin (BBPPB): *balas senyum* “Baru pulang kerja ya?”

Saya : *setengah kaget. Maklum biasanya juga udah sering dibilang anak kuliahan. Tapi sekarang dibilang udah kerja. Huff... Sebegitu tua-kah muka saya ini, Pak? :P* “Eh, nggak kok, Pak. Baru pulang les.”

BBPPB : “Oh, saya kira pegawai rumah sakit.”

Saya : “Eh?”


Hmm... Sebenarnya saya setengah pengen ketawa dan setengah berharap dan mengamini. Pengen ketawa karena mungkin bapak tadi mengira saya pegawai rumah sakit dari pakaian saya. Saya pakai jilbab putih, celana putih, dan jaket. Wajar juga kan dikira pegawai rumah sakit. Berharap dan mengamini karena cita-cita kepingin jadi dokter. Dokter, pegawai di rumah sakit juga kan. :)

Ya Allah, akankah perkataan bapak tadi sebuah doa untuk saya? Semoga saja iya. Amin. Tapi yang pasti, itu jadi semangat baru buat saya menjalani kelas tiga yang berat ini.

Sambil memandang bapak tadi, saya berkata dalam hati : “Insya Allah, Pak. Kalau Allah meridhai, beberapa tahun lagi saya akan kerja di rumah sakit sebagai dokter. Dan saat itu, ketika saya bertemu Bapak lagi dan Bapak menanyakan hal yang sama, saya akan jawab iya.”

NB : Buat bapak-bapak petugas pom bensin terima kasih banyak atas semangat barunya ya. :D

Oh ya, terima kasih buat kawanku Asrizal atas awardnya yah. Teman-teman yang mau, silakan diambil.

Wassalamualaikum Wr. Wb.
Read more...

Sunday, July 12, 2009

Holiday is Over!

Assalamualaikum Wr. Wb.

Wuaaahhh... nggak kerasa 3 minggu liburan sudah berlalu. Besok senin mulai lagi dengan rutinitas anak sekolah biasanya : bangun pagi-sekolah-les-pulang-belajar-tidur. Fiuh! Apalagi saya sudah naik ke kelas XII. Ini tahun terakhir yang harus saya perjuangkan dengan serius. Nggak bisa main-main lagi seperti di kelas XI. Sepertinya kok berat ya. Tapi dengan ridho Allah dan semangat diri yang kuat, Insya Allah semua bisa terlaksana dengan baik dan lancar. Amin.

Liburan 3 minggu kemarin saya habiskan untuk beberapa kegiatan. Ya, walaupun sebagian besar saya menghabiskan waktu di rumah (baca:nganggur). Hehehe... Begini ini dilemanya masa liburan, kemarin hawanya pingin masuk sekolah. Sekarang mau masuk sekolah hawanya pingin liburan. Nah lho!

Minggu pertama liburan ada kegiatan perpisahan kelas (atau lebih tepatnya disebut acara syukuran kenaikan kelas ya?). Acaranya 2 hari 1 malam. Nginap di Nglimut. Daerahnya kira-kira satu jam dari Semarang. Suasananya sejuk! Enak banget. Tapi kalau pagi, wuih dinginnya... Brrr... Di sana pagi-pagi dijamin malas bangun dan mandi! Hehehe...


Acaranya ada nonton film dokumenter kelas, berenang, games, dan sharing. Nah, waktu sharing yang paling berkesan. Nggak nyangka juga suasananya bisa mengharukan gitu. Padahal awalnya masih bisa ketawa-ketiwi. Yah, kelas saya ini memang kompak dan asyik. Jadi kalau diacak lagi rasanya nggak mau. Tapi, berhubung kami masih satu sekolah, masih bisa ketemu dan kumpul lagi di lain waktu kan. Semoga bisa dapet kelas yang seasyik Electro (Eleven Science Ten Rebellion) -> ini singkatan agak ngawur. Tapi bagus juga kan. :P

Minggu kedua saya iseng-iseng belajar bikin kue. Mumpung sekarang sudah beli alat-alatnya, jadi saya manfaatkan saja sekalian buat menambah keahlian. Karena takut kuenya nggak jadi atau nantinya ngrusak alat, akhirnya saya minta bantuan teman saya Epti. Awalnya sih saya cuma ngajak dia berenang, eh, saya culik sekalian buat bantuin bikin kue. Padahal hari itu dia lagi puasa (maafin saya ya, Ep). Saya bikinnya kue instan sih (seperti yang dulu pernah saya posting juga, tapi kali ini rasanya coklat). Setelah beberapa jam berkutat dengan mixer dan oven, akhirnya jadi juga kue pertama bikinan saya. Taraa....

Walaupun bentuknya nggak meyakinkan gitu, tapi rasanya enak lho. Malah teman saya Epti yang saya beri kue itu bilang gini : Wah, kuenya enak lho. Di rumah laris. Sehari langsung habis! Wuah, saya seneng bukan main. Nggak nyangka kue pertama saya bisa enak (ya iyalah lha wong instan! :P). Rasanya jadi pingin bikin kue yang nggak instan. Hmmm... mungkin liburan yang akan datang. Eh, liburan puasa sebentar lagi kan? :)

Wassalamualaikum Wr. Wb.
Read more...

Sunday, June 21, 2009

Catatan dari Catatan

Assalamualaikum Wr. Wb.

Catatan dari catatan. Empat paragraf. Tak layak disebut cerpen, tak pantas disebut syair. Hanya sekadar catatan dari hiruk-pikuk jalanan siang itu.

Pagi menjelang siang. Terik matahari menyemangati peluh yang terus mengalir. Puluhan atau bahkan ratusan bapak-ibu berebut jalan. Masing-masing menuju tujuan yang sama. Sekolah. Mau menuntut ilmu lagikah? Tentu bukan, kawan. Mereka berencana mengambil catatan putra-putrinya.

Detik jam ikut menunggu dibagikannya catatan itu. Diawali dengan sedikit basa-basi seorang berbaju krem kecoklatan yang (katanya) memberi pengarahan dan saran. Aku memilih menunggu di luar sambil memperhatikan lalu-lalang bapak-ibu. Menyimak dengan seksama topik yang dibicarakan.


Mereka saling membanggakan angka-angka yang berderet rapi di dalam catatan masing-masing. Seolah beradu mulut melebihi debat capres yang monoton itu. Saling serang tanpa henti sampai ada salah satu yang mengalah. Atau lebih tepatnya sang anak yang tak sabar dan tertekan, merengek pulang. Sebagian orang menyingkir dan merasa lebih baik menyimpan rapat catatan itu dibalik kemeja, membiarkan tinta merahnya basah oleh keringat. Bahkan kalau perlu luntur saja sekalian. Harap mereka.

Lewat satu fase. Bapak datang dengan buku catatan abu-abu. Kupandangi catatan itu. Hanya sebuah catatan biasa yang berisi namaku dan angka-angka. Apa menariknya? Tapi anehnya aku selalu berusaha menghitamkan semua tintanya. Padahal tinta hitam toh banyak dijual dimana-mana. Aku alergi kalau angkanya kurang dari tujuh puluh lima. Padahal hanya sekadar batas yang tak nyata terlihat. Aku takut kalau kata ’naik’ digaris mendatar dengan sempurna. Padahal cuma satu kata yang tercoret. Sungguh begitu ajaibnya catatan ini! Magic mungkin. Ah, aku tahu. Satu fakta, hanya ini yang saat ini mampu membuat mereka bangga pada putra-putrinya. Termasuk padaku.

(Ditulis dengan ditemani catatan abu-abu bertinta hitam yang membuatku tersenyum.)
Wassalamualaikum Wr. Wb.
Read more...

Friday, June 19, 2009

2 Tahun Ngeblog

Assalamualaikum Wr. Wb.

Sewaktu iseng-iseng buka profil saya (narsis sendiri ceritanya), saya liat status saya yang sudah aktif sejak Juni 2007. Kalau begitu saya sudah ngeblog selama dua tahun dong! Wah, nggak kerasa sudah segitu lamanya. Padahal waktu setahun ngeblog pun saya nggak ngerasa sama sekali. Hehe...

Nah, selama dua tahun itu, blog ini sudah mengalami cukup banyak perkembangan dan perbaikan. Blog ini sudah dua, eh, tiga kali ganti template dan tiga kali ganti desain header. Dari semua catatan itu, nggak menutup kemungkinan untuk saya mengganti template dan header lagi kalau sewaktu-waktu saya bosan dengan yang ini.

Oh ya, berhubungan dengan hal itu, akhir-akhir ini saya merasa kalau blog saya sudah terlalu berat. Sebenarnya sudah lama sih, tapi entah kenapa baru kali ini begitu saya perhatikan .Yee... baru ngerasa! (sambil ditimpuk banyak orang). Maaf buat teman-teman blogger yang selama ini sudah sudi mampir ke blog saya yang berat ini. Maafkan keegoisan dan keserakahan saya untuk memasang banyak widget di sana sini demi mempercantik blog, tanpa memperdulikan akibatnya. Padahal inti dari blog adalah isi tulisan dan bukan widgetnya ya.


Setelah itu, saya segera cek berat blog saya sesuai dengan info dari Kang Agus (terima kasih Kang) di Web Page Analyzer. Begitu hasil pengecekannya keluar, saya kaget bukan main. Ternyata untuk membuka blog saya ini dengan kecepatan 1.44Mbps dibutuhkan waktu 22,08 sekon. Masya Allah! Lambat sekali. Dan lebih herannya lagi kok ya saya nggak kerasa sama sekali selama ini ya? Ckckck...

Saya pun langsung sigap menghapus beberapa widget yang saya anggap tidak perlu.

1. Recent visitors di mybloglog. Toh ini sudah terwakili dengan adanya followers dari google kan.

2. Widget kalender dan waktu. Dipikir-pikir selama ini kalau saya blogwalking nggak pernah liat jam atau kalender di blog orang. Biasanya saya selalu liat jam yang sudah paten terpasang di pojok kanan bawah monitor dan kalender yang ada di dinding (lebih besar jadi lebih jelas dilihatnya).

3.Beberapa widget statistik. Yang saya hapus adalah sitemeter dan ipnow. Saya kira yang ini sudah terwakili oleh widget yang sebelumnya dan pelacak IP kayaknya nggak perlu.

4.Banner dari beberapa grup blog. Sebenarnya saya nggak ingin untuk menghapus ini, tapi untuk sementara waktu saya hapus dulu. Baru setelah blogroll link My Friends saya sudah diperbaiki, saya akan coba pasang lagi.

5.Beberapa emoticon di postingan. Menurut hasil check-up tadi, emoticon yang saya pasang merupakan salah satu faktor yang memperberat blog. Karena itu, saya hapus yang tidak perlu dan mulai sekarang berkomitmen untuk memakainya seperlunya saja. Selain itu, ada postingan yang saya edit supaya home blog ini bisa lebih cepat diakses.

Nah, setelah menghapus beberapa elemen yang tidak perlu, saya segera mengeceknya ulang. Alhamdulillah... Sekarang untuk mengakses blog saya dengan kecepatan 1.44Mbps diperlukan waktu 15,20 sekon. Jadi turun sekitar 7 detik. Insya Allah setelah ini saya akan mengedit template blog ini agar bisa lebih singkat lagi waktu aksesnya. Semoga bisa mencapai target maksimal 10 sekon untuk 1.44Mbps. Karenanya saya mohon bantuan teman-teman untuk memberikan saran apa-apa saja yang perlu dibenahi dari blog ini agar tidak lambat bila diakses. Saya tunggu saran dari teman-teman semua. Terima kasih.

Wassalamualaikum Wr. Wb.
Read more...

Saturday, June 13, 2009

Blogging Mode : On

Assalamualaikum Wr. Wb.

Waaaiii... sudah lama saya nggak nge-blog. Canggung juga buat balik nge-blog. Hehe.. Habis mau gimana lagi, lha wong baru aja minggu ini selesai semesteran. Ya mau nggak mau harus hiatus dulu dari aktivitas nge-blog (atau bisa juga disebut nggak punya ide buat posting ya?). Akhirnya setelah selama 2 minggu ‘meruwetkan’ otak dengan pelajaran-pelajaran yang nggak jelas asalnya itu, saya bisa terbebas sekarang. Alhamdulillah... Semoga nilai-nilai rapornya bagus dan bisa naik kelas. Amin.

Buat posting awal ini, saya mau nge-list barang-barang yang saya inginkan tapi belum tercapai jua karena nggak ketemu. Selain itu juga belum ada budget-nya . Ya, yang mau ngasih saya hadiah buat ulang tahun monggo dicatat (dasar geer!)


1. DVD Tsubasa Reservoir Chronicle season 2.
Ini sudah saya cari keliling-keliling (padahal cuma baru satu mall!) nggak ketemu juga. Baru punya yang season 1. Jadi ngebet pengen nonton lanjutannya. Tapi, ya sudahlah bersabar dulu. Baca manganya aja. Lagian manganya sebentar lagi juga mau selesai. Yei! Ayo mbak-mbak Clamp (manggil seenaknya), cepetan di selesaiin ya.

2. Boneka CJ7.
Habis nonton filmnya saya jadi pengen beli bonekanya. Padahal saya ini bukan pengoleksi boneka lho. Kalau mau beli boneka pasti langsung mikir : udah gede gini masi main boneka? Entar kalau udah kerja ni boneka mau diapain? Mubazir kalau akhirnya dibuang juga. Tapi, walaupun mikir gitu juga percuma. Kalau lihat barang yang lucu sedikit pasti langsung pingin. Kemarin lihat ditoko ada sih. Tapi bentuknya tas dan harganya ...wuih... seratus ribu lebih! Padahal cuma tas kecil. Ckckck.... Mahalnya. Nggak jadi beli deh. Padahal lucu gitu ya.

3. Laptop Toshiba.
Pengen beli tapi nggak ngebet-ngebet amat sih. Lagian komputer dirumah juga masih oke. Cuma paling entar dipake waktu kuliah. Hohoho... Padahal masih satu tahun lagi. Ayo, nabung-nabung! Eh, ada yang punya saran laptop Toshiba yang bagus seri apa ya?

Yah, cuma tiga sih. Tapi biasanya bertambah seiring berjalannya waktu. Hehe...

Wassalamualaikum Wr. Wb.
Read more...

Wednesday, May 6, 2009

Ngapain Aja di Kelas ?

Assalamualaikum Wr. Wb.

Pertanyaan yang begitu baku untuk dijawab oleh pelajar. Belajar. Atau mungkin bisa dijawab dengan pernyataan yang agak bervariasi tapi intinya tetap sama saja. Misal mendengarkan guru, menuntut ilmu, mengerjakan ulangan,dll. Tapi bagi saya dan teman-teman sekelas, ada begitu banyak jawaban yang ada di kepala kami. Beberapa diantaranya :

1. Menonton film. Dengan memanfaatkan komputer dan layar LCD yang ada di kelas, kami bisa dengan mudah mengubah ruang kelas menjadi bioskop. Siapkan film. Mainkan di komputer. Hidupkan LCD. Matikan lampu. Jadilah bioskop yang fleksibel. Dalam artian bisa kapan saja dibuat dan dibubarkan kalau-kalau ada guru masuk. Hehe... Selama satu setengah semester ini, kami sudah menonton lumayan banyak film. Mulai dari dorama jepang macam Hana Kimi sampai film pemenang Oscar : Slumdog Millionaire. Tapi film-film yang ditayangkan ini, harus jadi kesepakatan kami semua. Kalau banyak yang suka, ya lanjut nonton. Kalau nggak ya udah. Tapi, menurut saya banyak bagian film yang seharusnya tidak patut untuk ditonton. Tahu sendiri kan bagaimana kebiasaan orang luar negeri kalau membuat film. Tapi ya sudahlah. Ambil nilai positifnya saja. Misalnya pelajaran yang diambil dari film itu. Selain itu, mungkin saja kalau banyak nonton film yang berkualitas nggak mustahil juga kita sebagai anak Indonesia bisa menghasilkan karya yang nggak kalah bagus. Syukur-syukur bisa mendapat penghargaan. Amin.


2. Mendengarkan musik. Lagi-lagi lewat komputer, kami bisa memutar berbagai macam lagu. Mulai dari lagu indonesia sampai lagu barat. Lucunya, entah kenapa kelas saya termasuk kelas yang cukup up to date kalau masalah lagu Indonesia yang baru (menurut saya sih). Misalnya, sekarang lagi boomingnya Vierra, eh, di komputer sudah ada dan langsung diputar terus *berasa seperti radio*. Ckckck... bener-bener deh. Sebenarnya saya penasaran : siapa yang jadi pemasok lagu-lagu baru di kelas saya yah?

3. Main game rame-rame. Nah, yang ini sih banyak lucunya. Game di komputer kami macam-macam sih. Tapi kebanyakan yang dari GameHouse. Pernah suatu hari teman saya cowok main game Jojo Fashion (sejenis game yang tugasnya jadi desainer). Bisa dibayangkan betapa ruwetnya teman saya waktu main. Sampai diprotes anak-anak cewek yang nggak mau kalau dandanan karakter di game itu sampai hancur lebur dibuatnya. Ada lagi game yang namanya saya lupa, pokoknya tentang tetangga yang hobi ngusilin tetangganya. Haiah! Nah, di game itu, si tetangga yang usil itu bikin rumah tetangganya berantakan. Serunya, dia nggak boleh sampai ketahuan sama si empunya rumah. Makanya harus sembunyi atau lari ke ruangan yang lain biar nggak ditimpuk. Bagian inilah yang membuat teman-teman sekelas sampai ikut jantungan! Setiap si tetangga usil mau ketahuan, teman-teman sekelas (tak terkecuali saya) langsung kompak teriak : lari! ngumpet! awas jangan sampai ketahuan! Kalau misalnya nggak ketahuan, sekelas kompak menghela nafas semua. Huff... Kami serasa ada di permainan itu! Hahaha...

Yah, begitulah sekilas kegiatan kami di kelas kalau lagi istirahat, jam kosong, atau class meet. Kalau waktu pelajaran? Pernah juga sih tapi kalau diijinkan sama gurunya. Biasanya kami merengek-rengek minta nonton film kalau sehabis ulangan tengah semester atau semesteran. Maklum, kami kan juga butuh refreshing.

Wassalamualaikum Wr. Wb.
Read more...

Friday, April 24, 2009

Liburan Hemat Tapi...

Assalamualaikum Wr. Wb.

Sejak Sabtu minggu lalu sampai hari jumat kemarin, sekolah saya libur karena kelas 3 akan mengikuti Ujian Nasional. Kakak-kakak kelas 3 semoga lulus semua dengan nilai yang memuaskan. Amin. Nah, selama liburan itu, saya merencanakan berbagai kegiatan untuk mengisi liburan. Ada yang terlaksana, ada juga yang tidak sih. Liburan kali ini saya rancang sehemat mungkin. Berikut kegiatan-kegiatan yang berhasil :
1.Nonton anime Tsubasa Reservoir Chronicle season 1. Anime ini saya beli sih. Tapi toh itu dari uang yang sudah lama saya kumpulkan memang untuk membelinya.
Hikmah : sebelum liburan menabung-nabunglah yang banyak! Hehehe

2.Belajar mengubah foto wajah jadi kartun. Seperti biasa saya tetap mengandalkan Adobe Photoshop cs untuk membuat ini. Yah, walaupun baru jadi tracingnya saja sih. Masalahnya karena foto yang diambil menggunakan hp, hasilnya kurang begitu maksimal. Warna-warna fotonya membaur jadi satu. Jadi, saya bingung sendiri batas-batas wajah yang harus di-tracing.
Hikmah : kalau ingin wajahnya terlihat jelas, pakailah kamera digital!


3.Meningkatkan rutinitas olahraga. Selama liburan saya nggak ingin jadi beruang yang kerjanya makan-tidur melulu. Jadi, saya imbangi dengan olahraga. Saya merencanakan dua hal : jogging keliling kompleks dan berenang. Opsi yang pertama gagal dijalankan karena saya sering bangun kesiangan. Duh! Karena itu saya ganti dengan pijat refleksi dengan batu-batuan yang ada di depan rumah. Tetep murah kan? Lalu, opsi yang satunya (berenang) berhasil dilaksanakan. Untung ada kolam renang dekat rumah. Selain itu, karena hari biasa, kolam renangnya sepi dan airnya jernih banget. Asyiiikk...
Hikmah : ayo bangun pagi karena itu menyenangkan.

4.Mengerjakan tugas-tugas sekolah. Yang terakhir ini sih mau nggak mau jadi salah satu kegiatan yang ’wajib’ saya kerjakan selama liburan. Mau gimana lagi? Nanti kalau keasyikan liburan terus lupa tugasnya kan jadi susah sendiri. Masuk-masuk malah stress mikirin tugas yang belum kelar.
Hikmah : jangan menunda-nunda pekerjaan! Karena pekerjaan tidak akan selesai kalau dibiarkan saja dan bisa-bisa nanti malah menumpuk.

Sebenarnya dari daftar kegiatan di atas masih banyak lagi yang saya rencanakan tapi nggak berhasil seperti :

1. Pergi ke salon. Ini karena sudah lama saya nggak potong rambut. Sebenarnya sih saya ini cewek yang jarang banget ke salon (atau lebih tepatnya males yah?). Tapi, karena ujung rambut saya sudah sepinggang sedangkan sehari-harinya saya menggunakan jilbab, kan jadinya ribet sendiri. Maka dari itu, saya mau pergi potong rambut sekalian creambath supaya setelah masuk nanti pikiran jadi fresh. Sayangnya rencana ini tertunda karena hujan turun sewaktu mau berangkat. Yah... kalau yang ini murah nggaknya tergantung salonnya juga sih. Hehehe...

2. Pergi ke Perpustakaan Daerah hunting buku-buku sastra lama. Menurut saya, bahasa dan ceritanya lebih bagus daripada buku macam teenlit yang banyak ada sekarang. Saya ketagihan sastra lama setelah saya baca ’Ronggeng Dukuh Paruk’ karangan Ahmad Tohari. Ceritanya memang percintaan, tapi dikemas beda. Nggak seperti cerita cinta sekarang yang cenderung monoton. Walaupun begitu, saya tetap menghargai hasil jerih payah anak negeri. Terus berkarya ya!

3. Melanjutkan kegiatan lama saya : bikin kliping tentang berbagai informasi. Mulai dari tokoh-tokoh dunia, berbagai penyakit, sampai cara hidup sehat. Dulu sewaktu teman-teman saya lihat, banyak yang tanya : ini buat apaan? Sebenarnya sih saya juga bingung sendiri mau jawab apa. Lalu saya jawab klise saja : untuk menambah wawasan. Kliping tokoh-tokoh dunia kan bisa jadi referensi kita belajar dari kehidupan orang lain. Kliping penyakit dan cara hidup sehat kan bisa membuat kita tahu tentang diri kita sendiri. Ada yang bilang : kita adalah apa yang kita makan. Maksud saya, kita jadi bisa mengatur tubuh kita supaya sehat.

Nggak nyangka juga daftar kegiatannya bejibun begitu. Tapi, dengan begitu kan liburan jadi nggak membosankan. Jadi, kesimpulannya liburan kali ini saya ’agak’ hemat! Hehe. Habis kalau nggak keluar uang sama sekali, nanti nggak bisa ngapa-ngapain. Yah, paling nggak have fun selama liburan nggak harus pergi ke mal seperti biasanya.

Wassalamualaikum Wr. Wb.
Read more...

Tuesday, April 7, 2009

Award Pertama

Assalamualaikum Wr. Wb.

Waktu buka blog kemarin, salah satu teman saya ngatmow meninggalkan pesan : "Tik aku ada award tuh buat kamu...diambil ya... " Hwaa... seumur-umur nge-blog baru kali ini saya dapet award. Huhuhu... Thanks God, Thanks Dad, Thanks Mom, Thanks for all my friend *bergaya Cinta Laura dapet award sambil nangis bombay gak jelas* Hehe..

Syaratnya gampang banget sih. Cuma ngasih alasan kenapa kita blogging. Terus tinggal kita lempar deh bola eh award ini ke temen-temen blogger yang lain. Terserah mau berapa jumlahnya. Gampang kan?
Oke, kalau gitu langsung saya ceritakan saja deh alasan saya blogging dan akhirnya menjadikannya salah satu hobi saya. Begini ceritanya sodara-sodara...


Awalnya saya nggak ada niat sama sekali atau bahkan bisa dibilang nggak tau apa yang namanya blog itu. Hehe... Maklum aja waktu itu yang lagi tren di kalangan temen-temen saya tuh friendster (saya masih kelas 3 smp). Nggak ada yang namanya bahas blog sekalipun. Isinya cuma bahas friendster aja. Jadi wajar saja kan saya nggak up to date sama yang namanya blog. Suatu hari saya asyik cari-cari artikel di google. Eh, ketemu artikel yang menarik. Selesai saya baca, saya pengen banget rasanya ikutan komentar di artikel itu. Tapi karena mungkin pemiliknya mengatur postingnya supaya nggak bisa dikomentari selain yang punya akun, saya nggak bisa kasih komentar. Karena perasaan ngebet pengen komentar itu, saya ubrek-ubrek tuh seisi blog. Saya lihat kok yang kasih komentar hampir semuanya punya situs web sendiri (blog). Terus mata saya terpaku di kanan atas blog(bagian navbar) yang tulisannya "buat blog". Langsung deh saya klik, ngisi form, next, ngisi lagi, next, terus sampai saya akhirnya bilang : "Ng.. ini apaan yah?" (layar monitor udah menunjukkan dashbor). Hwahahaha...

Begitulah ceritanya. Sejak saat itu, saya mulai belajar nge-blog secara otodidak : blogwalking dan belajar di blog tutorial. Huhuhu...

Jadi, intinya alasan saya blogging adalah
1. Buat ngasih komentar di artikel-artikel menarik di blog. (awalnya)
2. Menambah wawasan saya tentang dunia luar.
3. Berbagi rasa dan pikiran dengan teman-teman sesama blogger.
4. Menambah teman dan saudara.
5. Yang ini untung-untungan : menambah uang saku. Hehe...


Oh ya, award ini saya mau lempar ke-10 teman yang lain. Yang belum disebutkan mohon maaf sekali. Habis saya bingung mau kasih kemana.

1. Clau-bintang
2. Rayna
3. Joe
4. Kak Ririn
5. Hamiseno
6. Maz Yons
7. Fasha
8. Pippin
9. Mawar
10. Kangabuy

Bagi ke-10 teman di atas jangan lupa tulis alasan temen-temen blogging ya.

Wassalamualaikum Wr. Wb.
Read more...

Sunday, April 5, 2009

Demam Puitis

Assalamualaikum Wr. Wb.

Akhir-akhir ini entah kenapa saya jadi puitis dan berasa seorang penyair. Hehe... Sewaktu iiat langit biru, keluar kalimat yang indah dan jadi sebait puisi. Sewaktu dengar obrolan teman-teman, begitu juga. Sampai-sampai sewaktu tidur pun dipaksain bangun lagi cuma untuk mencatat kalimat yang ada di benak saya di hp sementara. Alhasil hp saya sekarang dipenuhi oleh kalimat-kalimat puitis yang jumlahnya lumayan banyak. Fiuuhh...

Sebenarnya sih saya senang-senang saja kalau lagi mode puitis. Saya pikir lumayan juga kesempatan ini dimanfaatkan untuk bikin puisi. Jadi nantinya kalau ada tugas bikin puisi, saya nggak perlu mikir lagi. Apalagi kalau disuruh bikin waktu bad mood. Wah, nggak bakal bisa keluar tuh idenya. Nah, mumpung lagi kena "Demam Puitis" saya nulis beberapa puisi deh. Contoh puisi yang saya buat:

Aku Terikat

Angin malam mengikatku menjadi satu
Menyeretku ke lembah manusia dalam
Meraih-raih
Akar kayu yang bergelantungan

Sepanjang malam aku terhenyak
Melihat udara panas di ubun-ubunku
Menyapa dirimu yang menari-nari dibawahnya
Mencoba menghirup hambarnya
Dadaku tergelitik
Berpaling tapi tak kunjung pergi

Aku terpaku
Pada dia yang mengikatku
Dan tertawa tak henti

Kira-kira menurut teman-teman blogger, apa isi puisi yang saya buat di atas nih? Kalau bisa lebih detail lagi, siapa "dia" di puisi itu. Saya pengen tahu pendapatnya. Mungkin aja apresiasi masing-masing orang kan berbeda. Oh ya, jawabannya dari saya bisa dibaca dibawah ini.


Dan jawabannya adalah...

Puisi "Aku Terikat" ini dibuat sewaktu saya mau tidur. Waktu itu, saya lagi sakit radang tenggorokan dan flu berat. Hampir sebagian besar teman-teman, pasti pernah kena flu ya. Nah, apa yang dirasain pas mau tidur? Susah tidur! Hahaha itulah yang saya rasakan. Susah tidur karena flu. Jadi, "dia" yang saya maksud itu adalah flu. Bukan teman, gebetan ataupun pacar! Siapa yang benar? Hayoo tunjuk jari!! Hehe.. Begini, saya jengkel karena batuk terus-terusan dan jadi nggak bisa tidur. Belum lagi radang tenggorokannya bikin sakit pas nelen ludah. Ya udah, diantara merem melek dan jengkel itu keluar kalimat demi kalimat di pikiran saya sampai membentuk puisi.

Hikmahnya : ternyata puisi bisa dibikin kapan saja. Termasuk sewaktu sakit juga. Dulu saya kira bikin puisi itu harus dengan suasana yang tenang dan pikiran yang jernih. Lagi jatuh cinta atau lagi patah hati. Ternyata nggak juga!

Wassalamualaikum Wr. Wb.
Read more...

Tuesday, March 31, 2009

Sedikit Catatan Bulan Ini

Assalamualaikum Wr. Wb.

Tepat hari ini ujian mid semester genap udah selesai. Senangnya.... Tapi sayangnya, selesai ujian, saya malah kena serangan radang tenggorokan mendadak. Singkatnya kayaknya sih amandel saya kambuh lagi. Huhuuu.... Rasanya menderita. Mau ngomong nggak enak. Mau makan juga nggak enak. Mau apa-apa jadi nggak enak deh pokoknya. Temen-temen ada yang tau obat alami buat radang tenggorokan nggak? Sebenernya lebih cepet pergi ke dokter sih. Tapi entar ujung-ujungnya dikasih pil-pil super gede. Saya males nelennya. Sakit...

Setelah sekian lama nggak nulis di blog. Akhirnya saya nulis juga hari ini. Entah kenapa beberapa hari yang lalu saya lagi malas nge-blog. Lebih tepatnya nggak tau mau nulis apaan? Nah, kali ini saya akan kasih sedikit catatan tentang kegiatan saya selama saya nggak nge-blog.

1. Sedang ujian mid semester. Mid kali ini begitu horror (baca:mengerikan). Entah ada angin apa hampir semua mata pelajaran ngasih soal yang diluar batas kemampuan otak. Duh! Bikin stress sampai-sampai jadi jerawatan. Huu.... Ya, udah deh. Yang udah lewat biarin aja. Sekarang yang penting optimis menghadapi hasil akhirnya. Semoga saja nggak ada yang remidi. Amin...

2. Ngurus sim. Akhirnya saya punya sim juga. Seneng sih. Tapi kecewa gara-gara fotonya jelek. Heran saya, kenapa ya foto sim itu selalu nggak sesuai harapan. Apa kameranya yang jelek? Atau wajah saya emang lagi melas waktu itu soalnya saya foto setelah selesai ujian fisika di sekolah sih. Hehehe...

Sewaktu saya kasih lihat ke ortu,


Mereka bilang : "Kenapa wajahnya kok miring gini? Wajahnya keliatan kucel. Matanya juga ngantuk."

Saya : *mencoba membela diri* “Jelas aja keliatan kucel n ngantuk. Itulah akibat dari kekejaman soal fisika. Gimana nggak kucel coba? Apalagi sampai di satlantas polisinya lagi nggak ramah. Entah karena apa polisinya pada judes. Tambah kucel deh tu wajah liat yang ngambil foto.”

Mereka terus bilang : “Ya, udah. Nunggu lima tahun lagi aja. Nanti kalau perpanjangan sim kan fotonya ganti lagi.

Saya : “ Hoo?? Bisa diganti ta?” *tiba-tiba merasa mendapat secercah harapan baru*

Ya udah deh sabar nunggu lima tahun lagi. Setelah itu, saya langsung menerapkan saran teman saya : nyelipin sim jelek itu ke dalam dompet bagian paling dalam!

3. Mencoba mengikuti acara Earth Hour. Malam minggu kemarin kan di tivi-tivi, di internet, di mana-mana orang pada ngomongin soal acara matiin lampu selama 60 menit itu. Awalnya sih pada semangat seperti saya (Tikung) dan teman saya (sebut saja Epti) siang itu di angkot :

Tikung : “Eh, ntar malem kan matiin lampu ta?”

Epti : “Iya. Eh, berapa lama sih?”

Tikung : *dengan gaya caleg berkampanye* “Cuma 60 menit. Dari jam setengah sembilan sampe setengah sepuluh. Jangan lupa dimatiin. Soalnya itu kesadaran sendiri. Nggak dimatiin dari pusat. Dengan matiin lampu kita bisa nyelametin dunia.”

Epti : “Kung, matiinnya semua lampu?”

Tikung : “Iya, semua deh kayaknya. Masa’ cuma satu. Tapi kira-kira tivi tetep boleh hidup ga ya? Kan nggak termasuk lampu tuh.”

Gubrakk!!! Entah bagaimana reaksi para penumpang angkot yang kayaknya ikut mendengarkan obrolan kami yang agak ngawur siang itu. Maklum habis mid...

Terus, realisasinya? Saya malam itu malah pergi (baca:kabur) ke Gramedia! Hehe... Tapi tetep matiin lampu yang ada di dalam rumah sih. Kecuali lampu di luar dan atas. Sebenarnya sekalian pengen liat malam itu Semarang ikutan matiin lampu apa nggak. Ternyata eh ternyata semua itu sekedar semangat saja! Simpang Lima seperi biasa terang benderang dengan PKLnya dimana-mana. Mal-mal juga begitu. Bahkan toko yang sudah tutup pun masih bersinar dengan terangnya. Dan hari seninnya teman-teman saya pun dengan senyum menyeringai cerita kalau mereka nggak ikut matiin lampu sepenuhnya. Ya, begitulah. Semangat oke, realisasi belum tentu...

Wassalamualaikum Wr. Wb.
Read more...

Saturday, March 7, 2009

Aneh Tapi Enak ?!

Assalamualaikum Wr. Wb.

Beberapa minggu yang lalu, saya dan teman saya kedapatan tugas agama. Hmm... apa coba tugasnya?? Ayo tebak! Hehehe.... Jeng jeng jeng : BIKIN KUE !!! Hah yang benar aja? Ini agama atau tata boga. Hahaha... Itulah hal pertama yang ada di benak saya sewaktu guru saya memberi tugas itu. Awalnya sih saya anggap bercanda. Tapi setelah beberapa detik lalu menit kemudian (perlu waktu yang agak lama untuk konek) saya baru ngeh kalo itu benar-benar tugas yang diberikan oleh guru saya! Kata guru saya, ini adalah praktek pengamalan dari bab menghargai karya orang lain.

Untungnya tugas itu tugas kelompok. Jadi saya bisa mengandalkan teman saya yang lainnya untuk membuatnya. Maklum saya nggak ahli dalam masak-memasak . Tiap kelompok terdiri dari 8 sampai 9 anak. Dibagi menurut absen. Tugasnya kelompok 1 : kue tart, kelompok 2 : cake tape, kelompok 3 : pizza dan kelompok 4 : bolu kukus. Saya masuk kelompok 1. Nah, kami kebagian tugas bikin kue tart. Lumayanlah daripada bikin yang lebih susah lagi . Hari Minggu diputuskan untuk bikin kue di rumah salah satu teman kami. Kami memutuskan untuk bikin kue dari bahan instan aja yang gampang. Setelah belanja bahan-bahan yang diperlukan, kami langsung terjun ke lapangan eh dapur untuk bikin kue (baca : bikin berantakan dapurnya!). Berikut akan saya jelaskan langkah-langkahnya (perhatian : sebaiknya tidak dicoba dirumah karena ada beberapa langkah yang agaknya meragukan dan saya lupa. Hehe..)

1. Sebaiknya baca dulu petunjuk di bungkus bahan kue instannya.
2. Panaskan oven dahulu. (Ps:kami menggunakan oven jadul alias oven kompor)
3. Panaskan mentega secukupnya sampai meleleh.
4. Buka bungkus bahan kue instannya. Masukkan ke dalam mangkuk mixer.
5. Kalo nggak salah : masukkan 4 butir telur dan mentega yang sudah meleleh tadi. Kocok dengan mixer dengan kecepatan tinggi.
6. Jika adonan sudah mengembang, tuang ke loyang lalu masukkan ke dalam oven.


Sementara menunggu adonan tadi matang, kami membuat krimnya..
1. Lelehkan mentega putih.
2. Jika sudah meleleh, masukkan ke dalam mangkuk mixer.
3. Tambahkan susu dan selai secukupnya. Kami menggunakan selai apel supaya krimnya lebih berwarna dan ada rasa buahnya.
4. Kocok dengan mixer.
5. Silakan dirasakan dahulu krimnya sudah manis atau belum. (Ps:iika belum manis, jangan tambahkan gula pasir karena gulanya tidak bisa hancur. Tambahkan saja selai lagi.)

Kembali ke kue dalam oven...
1. Lihat keadaan kue di dalam oven dengan menusuknya dengan sumpit. Jika sudah tidak ada lagi adonan yang menempel pada sumpit, berarti kue sudah matang.
2. Keluarkan kue dari oven. Tunggu sampai dingin.
3. Setelah kue dingin, bagi kue jadi 2 bagian dengan benang. Potong juga bagian atas kue yang tidak rata.
4. Beri krim diantara lapisan kue yang sudah dipotong tadi. Lapisi seluruh bagian kue dengan krim. (Ps:jangan samakan cara melapisi kue dengan krim dengan melapisi tembok dengan semen! Sssstt... hal itulah yang kami lakukan karena krimnya nggak mau nempel-nempel juga)
5. Siapkan krim dalam plastik untuk menghias bagian atasnya.

Lalu... Tara.... Jadilah kue bikinan kami !!!



Harap maklum kalo kami nggak pandai menghiasnya. Namanya juga amatir. Hehe.. Selain itu, baru diketahui belakangan kalau ternyata resep krim apel kami itu kurang putih telur. Jadi pantas saja nggak mau nempel di kuenya. Ckckck... Hari Selasanya, waktunya masing-masing kelompok untuk saling bertukar kue. Pertama kami merasakan kue bikinan kami sendiri. Aneh tapi enak! Itulah kesan yang bisa kami katakan tentang kue bikinan kami. Aneh dilihat dari segi bentuk dan hiasannya. Enak dilihat dari segi isinya. Alhamdulillahnya kelompok lain juga bilang kalau kue kami enak. Fiuuh... Paling nggak kerja keras kami terbayar . Bagi yang ingin mencoba, selamat mencoba ya...

Wassalamualaikum Wr. Wb.
Read more...