Monday, July 30, 2007

Ketika Keterbatasan Berubah Menjadi Motivasi

Assalamualaikum Wr. Wb.

Hari ini, saya memutuskan untuk menulis tema ini karena saya melihat begitu besarnya motivasi timnas Irak sampai memenangkan Asean Cup semalam. Saya ucapkan selamat kepada timnas Irak. Semoga kemenangan ini dapat menjadi suatu motivasi bagi negara-negara lain terutama Indonesia. Amien...

Ya, saya sangat terkesan sekali melihat perjuangan timnas Irak. Karena di saat negara mereka porak-poranda dilanda perang dan dalam kondisi yang serba terbatas, mereka masih mampu menampilkan performa yang sangat mengesankan. Mungkin kita akan menyerah jika kita berada di posisi mereka. Kita mungkin berpikir tidak ada harapan lagi karena kondisi dan fasilitas tidak mendukung. Tapi, mereka tidak. Mereka justru menjadikan hal itu sebagai suatu motivasi. Mungkin saja mereka berharap bahwa dengan kemenangan ini, mereka dapat membuat warga Irak yang dilanda duka dapat tersenyum kembali, membuat rakyat yang bercerai-berai dapat bersatu kembali dan dapat menjadikan segalanya lebih baik dari sekarang. Saya pikir itu keinginan yang tidak muluk-muluk dan sangatlah mulia dalam keadaan seperti itu.

Sejak awal, saya memang mendukung Irak. Bukan karena Arab Saudi memblokir maskapai penerbangan kita atau hal yang lain. Tapi, karena saya ingin timnas Irak memberikan suatu pemikiran pada bangsa kita bahwa dalam keadaan tertekan dan terbatas pun, kita masih bisa melakukan sesuatu yang bahkan dapat menjadikan suatu kemenangan. Everything in our life is possible!

Hikmahnya adalah ketika kita berada dalam situasi yang tidak menguntungkan, jadikanlah itu sebagai motivasi tersendiri bagi kita untuk mencapai hal yang kita inginkan. Jangan bayangkan bahwa kegagalan yang akan datang, tapi bayangkanlah ketika kita tersenyum bahagia mendapati diri kita dalam keberhasilan. Saat itu, pasti kita akan sangat bangga terhadap diri kita sendiri karena kita mampu mencapai keberhasilan dengan situasi yang sempit. Ingat, keterbatasan tidak pernah membatasi motivasi tapi justru meningkatkannya.

Wassalamualaikum Wr. Wb.
Read more...

Friday, July 27, 2007

Forever Friend

Assalamualaikum Wr. Wb.

Halo, semua teman-teman blogger. Saya sudah selesai ngelink blog teman-teman yang pernah mampir ke sini. Kalau ada yang belum dilink, kabari saya ya! (Mohon maklum kalau manusia sering lalai) ^_^ Ini untuk keep friendship aja kok. Habisnya saya sering lupa alamat-alamat blog temen-temen blogger, jadi saya jarang mampir deh! Maaf, ya...

Ngomong-ngomong soal teman lama dan teman baru, saya jadi ingat kenangan-kenangan manis dari saya TK sampai SMP. Wuah, kangen sekali... udah lama nggak ketemu sampai-sampai saya lupa wajah dan namanya *Duh!*. Hal ini juga diperparah oleh sifat kepikunan saya, yang entah kenapa sulit sekali menghafalkan nama teman sendiri padahal hafal wajahnya. Padahal, kalau masalah pelajaran, saya bisa menghafalnya dengan lancar. Saya jadi sering bertanya-tanya. Saya ini kena sindrom apa sih??? Mungkin ini juga pengaruh otak kanan dan otak kiri. Soalnya kan otak kanan lebih mudah mengingat warna, bentuk, dan hal-hal yang menarik untuk dilihat.


Kembali ke topik soal teman lama dan teman baru... Yah, terkadang kita memang seringkali melupakan teman lama begitu saja setelah asyik bertemu teman baru yang lebih menarik. Padahal dulu kita begitu dekatnya dengan orang itu. Padahal dulu dimana ada dia disitu ada kita. Padahal dulu kita sering curhat-curhatan dengannya. Ya, semuanya serba dulu...

Entah kenapa saya sering melihat ada beberapa orang yang dengan mudahnya melupakan seorang teman. Sok pura-pura tidak kenal, sok merasa memiliki teman yang lebih baik dan masih banyak lagi keegoan yang berbuah rasa tidak menghargai. Padahal seorang teman sejati adalah seorang yang selalu ada di samping kita entah saat kita bahagia dan senang. Dan yang paling penting adalah seorang teman sejati tidak akan dengan mudahnya melupakan kita.

Maka dari itu, ingatlah selalu teman-teman kita yang mungkin kita tidak tahu di mana dia berada. Ingatlah selalu kenangan-kenangan indah yang kita lewati bersamanya. Syukur bisa terus berkomunikasi. Karena, jika seandainya tidak ada seorang teman yang setia di samping kita, tentunya hidup kita tidak akan seperti sekarang...

Thank you, friends
For your shoulder when I cry
For your support when I really need
For your smile when I am happy
Thank you very much, friends
I love you with every heart beat in my heart
And I always remember you with every breath in my life

Wassalamualaikum Wr. Wb.
Read more...

Monday, July 23, 2007

Cita-Cita : Refleksi Diri Kita

Assalamualaikum Wr. Wb.

Sewaktu kecil, kita sering ditanya oleh banyak orang : "Apa cita-citamu?". Biasanya kita menjawab dokter, insinyur, guru, polisi, atau arsitek. Memang pada saat itu kita belum mengerti bagaimana diri kita. Sehingga cita-cita yang kita ucapkan pun hanya berdasarkan apa yang kita ketahui. Namun, seiring berjalannya waktu, ketika pertanyaan itu diulang kembali, apakah jawaban kita sama seperti dulu? Ada yang ya ada juga yang tidak.

Banyak orang yang menganggap remeh suatu cita-cita. Saya pernah bertanya pada seorang teman tentang cita-citanya. Dia menjawab begini : "Apa ya? Aku nggak tau. Jadi orang baik kali ya?". Ya, walaupun menjadi orang baik juga merupakan suatu tujuan hidup, akan tetapi itu hanya mencakup sebagian dari diri kita. Saya pikir suatu cita-cita sangatlah penting bagi kita. Entah, itu akan berubah seiring bertambahnya umur kita atau tidak. Mungkin dulu kita hanya asal saja memilih suatu cita-cita. Namun, sekarang kita pasti sudah mengetahui apa yang benar-benar kita suka, kita bisa, dan kita kuasai.

Bagi saya, cita-cita merupakan suatu refleksi dari diri kita. Cita-cita merupakan suatu gambaran dari diri kita tentang sifat, bakat, maupun minat kita. Maka dari itu, janganlah pernah tidak mempunyai cita-cita sama sekali. Karena cita-cita juga merupakan tujuan hidup kita. Entah itu akan tercapai atau tidak. Akan tetapi, setidaknya kita sudah memiliki jalan hidup yang tidak akan menyimpang jauh dari harapan kita. Selain itu, janganlah sekali-kali memilih cita-cita yang tidak sesuai dengan sifat, bakat, maupun minat kita karena hal itu akan mempersulit jalan kita untuk mewujudkannya. Misalnya, jika kita berbakat menjadi atlet, tapi kita lebih memilih menjadi dokter karena faktor gengsi.

Jika sudah memiliki cita-cita, selalulah berusaha untuk mencapainya walaupun itu sulit, mustahil, dan kita berpikir tidak akan dapat mencapainya. Entah itu karena faktor ekonomi maupun lingkungan. Karena, jika kita berusaha, tentulah ada jalan bagi kita. Ingat, Allah tidak akan mengubah nasib suatu bangsa jika kita tidak berusaha mengubahnya. Maka dari itu, saya berpesan agar selalu berusaha mencapai cita-cita yang kita impikan. Tentunya dengan kegiatan-kegiatan yang dapat mendorong terwujudnya cita-cita tersebut. Semoga kita dapat mencapai apa yang kita inginkan. Amien ^_^

Wassalamualaikum Wr. Wb.
Read more...

Thursday, July 19, 2007

Kenangan Lucu Bersama Teman-Teman

Assalamualaikum Wr. Wb.

Hari ini saya memutuskan posting tentang salah satu kisah lucu, unik dan aneh yang saya alami bersama teman-teman saya sewaktu SMP. Salam buat semua alumni ESPERO tahun 2006/2007 ya! Salam juga buat semua Bapak dan Ibu Gurunya. Semoga kita bisa bertemu di lain waktu! ^_^

Saya dan teman-teman saya di SMP punya sebuah perkumpulan anak-anak rada gokil dan super duper aneh! Namanya Crazyfamily. Nah, kejadian yang akan saya ceritakan ini berkaitan dengan mereka.

Waktu itu, saya dan teman-teman (sebut saja Craz) sedang mengisi waktu di sela-sela menunggu pengumuman hasil UN. Nah, kami memutuskan untuk pergi ke pameran di Museum Mandala Bakti (cieee...ke museum nih! *sok jadi anak rajin*). Kami berenam (anggotanya banyak : 10 orang. Tapi ada yang nggak bisa ikut) berangkat sekitar jam 9. Coba bayangin anak sekolah masih pake seragam jam 9 pagi dah keluyuran. Padahal anak-anak lain masih sekolah. Awalnya sih kami ragu. Tapi teman saya bilang begini, "Kan nggak apa-apa. Lagipula kita pergi ke museum. Kan dikirain anak rajin. Hehehe..." Ya, sudah. Akhirnya kami memutuskan untuk pergi.

Sampai di sana, ternyata masih sepi. Mungkin baru saja dibuka. Otomatis kami bingung. Mau kemana nih??? Mau masuk ke dalam museum, takutnya harus bayar (maklum tampang-tampang gratisan). Mau keliling pameran, stannya kebanyakan masih sepi. Akhirnya kami memutuskan untuk mengisi TTS Jumbo yang terpampang di depan museum milik stan Suara Merdeka. Kami dengan PDnya melihat-lihat kotak-kotak TTS yang masih kosong. Lalu, dengan sigap mencari soal-soalnya. Tertulis dengan jelas di bawah soal : Hasil TTS ini akan disumbangkan untuk rumah pintar. Kami, yang rada-rada nggak konek, nggak perduli dan nggak tau apa maksudnya. Lalu... (saya tampilkan percakapan antara teman-teman saya dengan sebutan akrabnya supaya lebih gampang.

Uncle Joe (UJ) : "Eh, ini jawabannya briliant. Isi yuk!"
Utik : "Sapa yang punya spidol?"
Mura : "Eh, aku bawa" (membuka isi tasnya) "Nih, tapi warnanya coklat. Ga papa nih? Kan warna spidolnya item?"
Utik : "Ga papa. Tuh, ada yang pake spidol coklat." (sambil menunjuk jawaban berspidol coklat
UJ : "Yuk, isi." (bersemangat)
Mura : "Aku juga. Nomor ini jawabannya aku tau
Ayah : "Eh, disebelahnya ada banyak tanda tangannya. Tanda tangan yuk. Supaya pada tau kalo kita pernah ke sini. Espero gitu..."
UJ : "Oke." (sambil membubuhkan tanda tangannya dan menuliskan "Artis Hollywood" di bawahnya
Mura : "Aku juga." (ikutan tanda tangan)
Utik : "Aku juga mau." (ikutan juga)

Setelah puas bernarsis ria...
Ayah : "Eh, jalan-jalan yuk."
Iwed : "Sebentar. Aku juga mau ngisi."
Mpuk : "Iya. Nomor 171 masih kosong nih"

UJ, Ayah, Utik, dan Mura berjalan agak menjauh. Tiba-tiba Iwed datang
Iwed : "Temen-temen, kumpulin 5000 masing-masing anak donkz"
Utik : "Buat apaan?"
Iwed : "Buat bayar TTS itu. Soalnya tadi Bapak pemilik stannya marah sambil negur aku. Dia bilang kalo setiap ngisi satu jawaban harus bayar 5000."

Jderrrr!!! Duarrr!!!! Dorrr!!! Astagfirullah!! Ternyata yang dimaksud untuk rumah pintar itu ya ini. Menyumbang 5000 untuk setiap ngisi TTS. Akhirnya UJ dan Mura membayar jawaban yang sebelumnya udah dituliskan. Astaga...kami malu sekali. Lagipula di sebelah kanan dan kiri kami ada beberapa orang. Mereka senyam-senyum memandang kami. Maksud awal ingin membanggakan nama Espero, eh, ternyata malah bikin malu. Huhuhuhu.... -_- . Tapi, lumayan juga si UJ n Mura dapet notebook, pensil, dan majalah gratis. Alhamdulillah... Dan yang lebih menyenangkan lagi, kami masuk ke museum tanpa bayar. Hehehe....padahal anak sekolah lain yang datang agak siang disuruh bayar. Alhasil, kami melihat-lihat koleksi perangko, lukisan, uang lama, motor kuno, mesin ketik kuno, dll tanpa bayar!!! Horee!!! Hidup gratisan!!!

Wassalamualaikum Wr. Wb.
Read more...

Wednesday, July 18, 2007

Serba-Serbi MOS di Sekolah Baru

Assalamualaikum Wr. Wb.

Fuh, hari ini akhirnya saya diberi kesempatan untuk posting lagi. Alhamdulillah. Walaupun tetep nekat dengan mouse yang masih ngadat. Doain mousenya cepet sembuh ya...amien ^_^. Malam ini, saya posting setelah menonton pertandingan Indonesia vs Korea Selatan. Sayang sekali, padahal kurang satu gol saja kita bisa melenggang ke perempat final Piala Asia dan mencetak sejarah baru. Tapi, apa boleh buat. Inilah jalan yang harus kita tempuh. Jalan masih panjang untuk kita lewati. Jangan pernah menyerah sampai di sini. Tetap semangat! Perlihatkan semangat yang sama dengan semangat 62 tahun yang lalu ketika kita belum mencapai kemerdekaan. Saya ucapkan banyak terima kasih kepada Timnas Indonesia yang sudah berjuang sampai akhir untuk mengharumkan nama bangsa Indonesia tercinta ini. Terima kasih !!!

Hari ini, bertepatan pula dengan berakhirnya MOS (Masa Orientasi Siswa) di sekolah baru saya. Rasanya cukup menyenangkan. Saya senang sekali ternyata di MOS ini tidak ada yang namanya gojlokan-gojlokan yang biasanya dilakukan oleh kakak-kakak kelas. Bahkan, soal penampilan pun tidak macam-macam. Hanya berseragam OSIS SMP lengkap dan rapi saja. Tidak ada yang namanya kuncir 13, tas karung goni, ataupun topi karton kerucut. Permintaan-permintaan kakak kelas pun tidak macam-macam. Hanya buku tulis biasa dan tanda pengenal yang berwarna sesuai dengan ketentuan kelas masing-masing. Alhamdulillah! Saya sangat bersyukur karena tidak kesulitan mencari barang-barang seperti pisang gantet atau aqua gelas yang berisi air warna merah tanpa harus membuka segelnya(gimana tuh caranya?). Lagipula kegiatan ini hanya menambah beban orang tua saja karena kebanyakan siswa baru mengandalkan orang tuanya untuk memenuhi kebutuhannya. Maklum, belum dapat mandiri.


Kegiatan-kegiatannya pun sangat bermanfaat dan tidak keluar dari jalur kata "orientasi" sekolah. Misalnya perkenalan kepada warga sekolah, presentasi berbagai ekstrakurikuler yang ada, dan perkenalan ruangan-ruangan yang ada. Ekskulnya pun tak tanggung-tanggung ada 42. Wow! Saya pun sampai bingung ingin memilih yang mana. Hampir semua ekskul menawarkan kegiatan-kegiatan yang menyenangkan dan tentunya dapat menambah wawasan serta keterampilan.

Ketika MOS ini berakhir, saya pun berpikir. Inilah yang namanya MOS yang sesungguhnya. Masa yang memang semestinya digunakan untuk memperkenalkan segala hal tentang sekolah kepada siswa-siswa baru. Kegiatan-kegiatannya tidak harus dilakukan dengan serius, tetapi dengan cara yang menyenangkan pun akan lebih mengasyikkan. Misalnya kegiatan pensi, games, dll. Sekolah saya pun akan mengadakan pensi Sabtu depan. Doakan agar kelas saya dapat menampilkan yang terbaik ya! Amien ^_^

Wassalamualaikum Wr. Wb.
Read more...

Tuesday, July 17, 2007

Larangan Penerbangan Maskapai Indonesia

Assalamualaikum Wr. Wb.

Setelah beberapa waktu yang lalu dikejutkan oleh berita masuknya maskapai penerbangan Indonesia ke dalam blacklist Uni Eropa, sekarang Arab Saudi pun menyusul. Baik UE maupun Arab Saudi menyatakan bahwa maskapai penerbangan Indonesia dilarang melakukan aktivitas penerbangan apa pun di wilayah mereka. Saya berpikir betapa buruknya maskapai penerbangan Indonesia sampai-sampai UE maupun Arab Saudi memberlakukan larangan tersebut.

Saya tidak dapat memperkirakan berapa banyak kerugian yang akan dialami akibat larangan ini. Bagaimana tidak? Berapa banyak wisatawan-wisatawan asing yang akan berwisata ke Indonesia? Berapa banyak pula jamaah haji maupun TKI yang akan berangkat ke Arab Saudi melalui maskapai penerbangan Indonesia? Akankah kita harus meminjam pesawat luar negeri ataupun melakukan transit dulu di suatu negara? Bukankah hal itu akan sangat menguntungkan pihak luar?

Larangan ini memang merupakan suatu ketidakbijaksanaan luar negeri. Larangan ini dibuat sepihak tanpa adanya koordinasi terlebih dahulu sehingga saya melihat bahwa ini merupakan salah satu cara luar negeri untuk menangguk keuntungan dari negara kita.

Namun, di luar itu semua, tentunya kita harus lebih serius dalam mengintrospeksi diri mengenai masalah maskapai penerbangan kita. Kita harus belajar dari banyaknya kecelakaan-kecelakaan transportasi yang terjadi di Indonesia terutama pesawat terbang. Di mana seharusnya kita lebih serius dalam memperbaiki sistem transportasi kita. Buktikan pada dunia bahwa tidak akan ada lagi kecelakaan-kecelakaan transportasi yang disebabkan masalah teknis maupun nonteknis yang seharusnya dapat dicegah terlebih dahulu. Tentu saja itu di luar kehendak Allah Yang Maha Kuasa. Saya harap dengan adanya kejadian ini, maskapai penerbangan Indonesia dapat memperbaiki diri sehingga dapat menjadi lebih baik. Amien.

Wassalamualaikum Wr Wb. Read more...

Friday, July 13, 2007

Welcome to Senior High School !!!

Assalamualaikum Wr. Wb.

Maaf beberapa hari ini saya jarang update. Ini dikarenakan mouse saya error. Nggak tau kenapa? Saya juga bingung. Lampu di mouse nya hidup dan kursornya pun ada. Tapi, nggak bisa gerak. Uh, saya pun update hanya dengan bermodalkan keyboard. Tapi saya senang sekali akhirnya saya update juga deh. Alhamdulillah. Oh ya, ada yang dapat membantu saya mengenai trouble mouse saya? Saya sudah coba utak-atik kabelnya sampai mengganti mousenya dengan yang lama. Tapi, hasilnya tetap sama : nihil. Kalaupun bisa, paling hanya sebentar. Nggak lebih dari lima menit. Saya mohon bantuannya apabila ada yang mengetahui solusi dari trouble saya ini.

Nah, akibat hal ini, saya melewatkan kesempatan untuk berbagi cerita tentang aktifitas saya selama mouse saya error. Walaupun sudah basi, semoga teman-teman dapat menikmatinya. Kemarin saya bahagia sekali ketika selesai menonton pertandingan Indonesia-Bahrain dengan kemenangan Indonesia 2-1. Semoga kemenangan ini menjadi motivasi bagi timnas Indonesia supaya dapat bermain lebih bagus lagi saat melawan Arab Saudi besok. Jangan sampai kemenangan ini menjadi bumerang karena kita terlalu percaya diri. Kita doakan semoga Timnas kita dapat menjadi yang terbaik. Amien. ^_^

Kebahagiaan saya pun bertambah ketika saya mengetahui bahwa saya diterima di SMA yang saya idam-idamkan. Horee!!! Alhamdulillah. Mulai Senin besok saya akan berseragam putih abu-abu. Doakan saya agar dapat berprestasi lebih bagus di sekolah yang baru nanti ya. Saya juga berharap mendapat teman-teman yang baik di SMA nanti. Amien.

Oh ya, saya juga minta maaf kepada teman-teman blogger yang menyempatkan diri memberi comment atau memberi salam di shoutbox karena sementara ini aktifitas nge-blog saya sungguh sangat terbatas. Saya juga minta maaf karena tampilan posting saya sungguh sangat ruwet. Coba teman-teman bayangkan memakai komputer tanpa mouse dan hanya dengan keyboard. Bagaimana menderitanya saya. Saya hanya bisa menatap comment teman-teman blogger tanpa bisa membalasnya. Hiks..hiks...huaaaa.... >_< . Saya ucapkan terima kasih atas kunjungannya kemari. Saya akan berusaha secepatnya untuk membalas.

Wassalamualaikum Wr. Wb. Read more...

Sunday, July 8, 2007

Perjuangan Merah Putih di Piala Asia

Assalamualaikum Wr. Wb.

Gaung Piala Asia telah terdengar sejak kemarin malam. Berbagai tim dari negara yang akan berlaga pun telah siap bertanding di grupnya masing-masing. Sementara itu, negeri kita tercinta ini menempati grup D bersama Bahrain, Arab Saudi, dan Korea Selatan. Dan tinggal dua hari lagi pertandingan perdana Indonesia melawan Bahrain akan berlangsung. Akan tetapi, antusiasme masyarakat untuk ikut serta mendukung Indonesia yang menjadi salah satu tuan rumah sangatlah kecil. Ya, memang sebagian besar suporter-suporter penggila bola telah bersedia mendukung dengan sukarela. Namun, dukungan dari masyarakat awam begitu sedikit. Bahkan jika tidak mengetahui berita Piala Asia dari media cetak maupun elektronik, mereka mungkin tidak akan tahu bahwa Indonesia menjadi salah satu peserta dan sekaligus salah satu tuan rumah. Seringkali saya dengar ketika saya berkata kepada teman-teman saya mengenai keikutsertaan Indonesia dikancah Asia, mereka berkata dengan entengnya : ”Ah, aku nggak mau lihat. Paling-paling juga kalah terus. Bikin malu saja. Mending nggak usah nonton. Lebih enak nonton Inggris.” Pernyataan mereka itu sungguh mengiris hati. Bagaimana tidak? Mereka lebih mendukung tim-tim negeri lain daripada tim tanah air mereka sendiri.

"Saya pikir kalah menang adalah hal yang biasa dalam suatu kompetesi. Dan satu hal yang perlu ditekankan adalah bahwa kalah bukanlah suatu hal yang memalukan. Tapi kalah sebelum bertanding itulah yang memalukan."


Dari dulu anggapan bahwa Indonesia adalah tim yang lemah tidak pernah lepas dari benak masyarakat Indonesia sendiri. Sungguh sangat memprihatinkan di saat bangsa ini butuh dukungan dari pemain ke-12 atau supporter yang setia mendukung di saat menang atau kalah. Hal inilah yang saya katakan kalah sebelum bertanding. Yaitu betapa lemahnya mental masyarakat bangsa Indonesia sampai-sampai merendahkan bangsanya sendiri. Memang dalam permainan sepakbola hanya dilaksanakan oleh 11 pemain. Akan tetapi, dukungan dari supporter merupakan suatu spirit tersendiri yang akan menambah amunisi kekuatan suatu tim dan akan sangat memalukan jikalau suporter Indonesia malah beralih dukungan kepada negara lain.

Maka dari itu, saya sangat mengharapkan dukungan atau sekadar perhatian dari masyarakat Indonesia terhadap tim merah putih. Hargailah mereka yang telah mengharumkan nama Indonesia dengan mengikuti kompetisi ini. Hargailah mereka yang telah berjuang mati-matian sehingga Indonesia dapat lolos ke putaran final Piala Asia.
Ya, saya akui walaupun permainan timnas kita belum sebanding dengan negara-negara lain yang ikut serta dan walaupun di atas kertas kemungkinan lolos ke babak selanjutnya sangatlah kecil. Namun, harapan selalu ada dan harapan itu ada untuk kita gapai. Tidak ada yang tidak mungkin di dunia ini jika Allah swt. sudah menghendaki. Seperti motto saya : ”Who can’t stop our dreams except God and our.” Berjuanglah Indonesia kami akan selalu mendukungmu! Semangat! Bravo Indonesia!!!

Wassalamualaikum Wr. Wb.
Read more...

Tuesday, July 3, 2007

Bagaimana Cara Mendapatkan Banyak Comment ?

Assalamualaikum Wr. Wb.

Saya memutuskan menulis tema di atas menanggapi tulisan teman saya Shirei di blognya. Ketika membacanya, saya merasa tertarik untuk menulis tema ini.

Shirei mengatakan bahwa kebanyakan blogger di Indonesia jarang sekali melakukan blogwalking dan lebih memilih menyendiri dalam dunia maya. Sedangkan yang memang sudah melakukan blogwalking, seringkali hanya meninggalkan jejak di shoutbox tanpa menulis comment atau bahkan membaca postingannya. Hal ini menyebabkan para blogger yang rajin update, blogwalking maupun menulis comment menjadi bertanya-tanya. Bagaimana caranya membuat blogger lain tertarik membaca postingan kita dan memberikan comment? Pertanyaan ini juga muncul dalam benak saya yang seorang blogger baru.

Saya rasa ada beberapa alasan untuk menjelaskan kenapa hal ini terjadi :
1. Koneksi internet yang lelet : hal ini dapat menyebabkan orang malas menulis comment karena harus menunggu bermenit-menit atau bahkan berjam-jam hanya sekedar untuk membuka form comment. Akhirnya mereka memutuskan untuk menulis komentarnya di shoutbox.
2. Blog terlalu berat : kemarin saya telah menghitung berat blog sesuai anjuran postingan Mas AgusHery di blognya. Dan saya menemukan bahwa blog saya ternyata termasuk golongan berat karena banyak warna merahnya. Untuk memastikannya saya pun sering bertanya pada teman-teman saya di sekolah. Apakah blog saya terlalu berat? Saya rasa dalam kesempatan ini saya juga bertanya hal yang sama pada teman-teman blogger. Mohon tanggapannya.
3. Just blogwalking : mungkin ada beberapa golongan blogger yang memang lebih suka meninggalkan pesan di shoutbox karena alasan praktis atau menambah jaringan teman blog agar lebih banyak yang mengunjungi blog mereka. Ini lebih sering terjadi pada blogger baru yang sedang promosi termasuk saya. Mohon maaf kalau saya jarang menulis di comment. Saya akan berusaha menulisnya.

Nah, setelah merenung beberapa lama, akhirnya saya menemukan permasalahan yang sebenarnya.
“Mungkin ini disebabkan salah satu sifat dasar manusia yaitu ingin dimengerti dan diperhatikan orang lain. Namun, tak mau mengerti orang lain."


Jadi, simpel saja jalan keluarnya yaitu saling mengerti satu sama lain. Di bawah ini ada beberapa saran dari saya bila ingin mendapat banyak comment :
1. Instropeksi diri : mungkin saja blog terlalu berat. Kurangi hal-hal yang kurang bermanfaat.
2. Memperbaiki tema postingan : mungkin postingan kurang menarik dibaca. Ya, kalau hal ini memang relatif sih. Tergantung tipe orang yang membacanya. Ada yang suka, ada juga yang tidak. Kita harus mengerti bahwa selera manusia itu berbeda-beda
3. Tulis comment di blog orang lain : dunia ini bersifat give and take. Jika ingin diberi, memberilah dulu pada orang lain.

Jika memang ada beberapa alasan yang mungkin tidak dapat dihindari seperti alasan nomor 1, boleh-boleh saja kok menulis di shoutbox. Hal ini lebih baik daripada sekadar lewat saja. Tapi, usahakan menulis komentar tentang suatu postingan. Ini menandakan bahwa kita sudah membaca postingan teman kita. Namun, sekali lagi, alangkah lebih baik menulis komentar pada tempatnya yaitu di comment. Itu lebih terkesan kita menghargai postingan teman kita.

Nah, beberapa saran di atas semoga bermanfaat. Amien. ^_^. Sebagai blogger baru saya juga minta kritik dan sarannya. Terima kasih.

Wassalamualaikum Wr. Wb.
Read more...

Monday, July 2, 2007

Alur Kehidupan

Assalamualaikum Wr. Wb.

Hari ini saya teringat kejadian waktu saya masih SD. Kejadian yang membuat saya sadar bahwa Allah selalu memberikan yang terbaik untuk kita. Waktu itu saya sedang mengikuti suatu lomba bersama teman-teman saya. Saya sangat percaya diri karena saya merasa pandai (Astagfirullah). Ketika hasilya dibacakan, teman-teman saya semuanya mendapatkan kemenangan. Namun, ternyata hanya saya yang tidak. Saya merasa sedih dan menganggap Allah tidak adil pada saya. Kemudian lambat laun seiring berjalannya waktu. Saya terus merenung dan membayangkan jika seandainya saya memenangkan perlombaan itu. Hati kecil saya berkata : "Allah sudah memberikan yang terbaik padamu. Bersyukurlah. Jika seandainya kamu menang mungkin kamu akan menjadi sombong dan lupa diri. Allah melakukan ini karena Allah sayang padamu. Allah tidak ingin kamu jadi manusia yang sombong. Allah punya rencana lain buatmu. Rencana yang lebih bagus buatmu. Percayalah."


Sejak saat itu saya selalu menangis jika ingat saya telah menyalahkan Allah terhadap kejadian yang menimpa saya. Saya merasa Allah sudah berbaik hati memberikan yang terbaik untuk saya. Namun, saya malah mengingkarinya. Astagfirullah...

Ya, memang sebagai manusia biasa terkadang kita selalu merasa kurang atas pemberian Allah pada kita. Tapi, cobalah bayangkan jika seandainya kita diberi nikmat itu. Mungkin saja kita akan jadi manusia yang sombong dan jauh dari Allah atau mungkin kita tidak akan sadar betapa sayangnya Allah pada kita. Ingatlah Allah selalu memberikan yang terbaik untuk kita. Mungkin saja bagi kita buruk tapi bagi Allah baik. Lihatlah esok ke depan, Allah selalu punya rencana untuk kita. Mungkin suatu hal lain yang begitu kita dambakan.

Memang kehidupan tidak selamanya manis. Terkadang pahit juga harus kita rasakan. Jika tidak ada pahit dalam kehidupan, kita tidak dapat merasakan betapa manisnya kehidupan. Umpamanya jika kita tidak merasakan pahitnya obat, kita tidak akan dapat merasakan betapa manisnya madu itu.

Wassalamualaikum Wr. Wb.
Read more...