Friday, April 24, 2009

Liburan Hemat Tapi...

Assalamualaikum Wr. Wb.

Sejak Sabtu minggu lalu sampai hari jumat kemarin, sekolah saya libur karena kelas 3 akan mengikuti Ujian Nasional. Kakak-kakak kelas 3 semoga lulus semua dengan nilai yang memuaskan. Amin. Nah, selama liburan itu, saya merencanakan berbagai kegiatan untuk mengisi liburan. Ada yang terlaksana, ada juga yang tidak sih. Liburan kali ini saya rancang sehemat mungkin. Berikut kegiatan-kegiatan yang berhasil :
1.Nonton anime Tsubasa Reservoir Chronicle season 1. Anime ini saya beli sih. Tapi toh itu dari uang yang sudah lama saya kumpulkan memang untuk membelinya.
Hikmah : sebelum liburan menabung-nabunglah yang banyak! Hehehe

2.Belajar mengubah foto wajah jadi kartun. Seperti biasa saya tetap mengandalkan Adobe Photoshop cs untuk membuat ini. Yah, walaupun baru jadi tracingnya saja sih. Masalahnya karena foto yang diambil menggunakan hp, hasilnya kurang begitu maksimal. Warna-warna fotonya membaur jadi satu. Jadi, saya bingung sendiri batas-batas wajah yang harus di-tracing.
Hikmah : kalau ingin wajahnya terlihat jelas, pakailah kamera digital!


3.Meningkatkan rutinitas olahraga. Selama liburan saya nggak ingin jadi beruang yang kerjanya makan-tidur melulu. Jadi, saya imbangi dengan olahraga. Saya merencanakan dua hal : jogging keliling kompleks dan berenang. Opsi yang pertama gagal dijalankan karena saya sering bangun kesiangan. Duh! Karena itu saya ganti dengan pijat refleksi dengan batu-batuan yang ada di depan rumah. Tetep murah kan? Lalu, opsi yang satunya (berenang) berhasil dilaksanakan. Untung ada kolam renang dekat rumah. Selain itu, karena hari biasa, kolam renangnya sepi dan airnya jernih banget. Asyiiikk...
Hikmah : ayo bangun pagi karena itu menyenangkan.

4.Mengerjakan tugas-tugas sekolah. Yang terakhir ini sih mau nggak mau jadi salah satu kegiatan yang ’wajib’ saya kerjakan selama liburan. Mau gimana lagi? Nanti kalau keasyikan liburan terus lupa tugasnya kan jadi susah sendiri. Masuk-masuk malah stress mikirin tugas yang belum kelar.
Hikmah : jangan menunda-nunda pekerjaan! Karena pekerjaan tidak akan selesai kalau dibiarkan saja dan bisa-bisa nanti malah menumpuk.

Sebenarnya dari daftar kegiatan di atas masih banyak lagi yang saya rencanakan tapi nggak berhasil seperti :

1. Pergi ke salon. Ini karena sudah lama saya nggak potong rambut. Sebenarnya sih saya ini cewek yang jarang banget ke salon (atau lebih tepatnya males yah?). Tapi, karena ujung rambut saya sudah sepinggang sedangkan sehari-harinya saya menggunakan jilbab, kan jadinya ribet sendiri. Maka dari itu, saya mau pergi potong rambut sekalian creambath supaya setelah masuk nanti pikiran jadi fresh. Sayangnya rencana ini tertunda karena hujan turun sewaktu mau berangkat. Yah... kalau yang ini murah nggaknya tergantung salonnya juga sih. Hehehe...

2. Pergi ke Perpustakaan Daerah hunting buku-buku sastra lama. Menurut saya, bahasa dan ceritanya lebih bagus daripada buku macam teenlit yang banyak ada sekarang. Saya ketagihan sastra lama setelah saya baca ’Ronggeng Dukuh Paruk’ karangan Ahmad Tohari. Ceritanya memang percintaan, tapi dikemas beda. Nggak seperti cerita cinta sekarang yang cenderung monoton. Walaupun begitu, saya tetap menghargai hasil jerih payah anak negeri. Terus berkarya ya!

3. Melanjutkan kegiatan lama saya : bikin kliping tentang berbagai informasi. Mulai dari tokoh-tokoh dunia, berbagai penyakit, sampai cara hidup sehat. Dulu sewaktu teman-teman saya lihat, banyak yang tanya : ini buat apaan? Sebenarnya sih saya juga bingung sendiri mau jawab apa. Lalu saya jawab klise saja : untuk menambah wawasan. Kliping tokoh-tokoh dunia kan bisa jadi referensi kita belajar dari kehidupan orang lain. Kliping penyakit dan cara hidup sehat kan bisa membuat kita tahu tentang diri kita sendiri. Ada yang bilang : kita adalah apa yang kita makan. Maksud saya, kita jadi bisa mengatur tubuh kita supaya sehat.

Nggak nyangka juga daftar kegiatannya bejibun begitu. Tapi, dengan begitu kan liburan jadi nggak membosankan. Jadi, kesimpulannya liburan kali ini saya ’agak’ hemat! Hehe. Habis kalau nggak keluar uang sama sekali, nanti nggak bisa ngapa-ngapain. Yah, paling nggak have fun selama liburan nggak harus pergi ke mal seperti biasanya.

Wassalamualaikum Wr. Wb.
Read more...

Kena Hujan Award

Assalamualaikum Wr. Wb.

Sudah lama nggak buka blog. Begitu buka eh, kena hujan award. Huhu... (*sambil nangkep award pake ember*). Untungnya awardnya nggak bentuk piala atau plakat gitu (*sambil membayangkan begitu buka blog kena timpuk award dari monitor*) Coba kalau begitu, kan sakit. Ya nggak? . Makasih buat :
1. Ducky. Sahabat baru saya ini punya blog yang inspiratif dan friendship banget. Wajib dikunjungi!
2. [A]gito. Sahabat saya ini suka dengan manga seperti saya. Blognya nggak kalah wajib untuk dikunjungi. Terutama untuk teman-teman yang mangamania.

Mmm.. anu... Saking banyaknya saya sampai bingung mau ngomong apa. Oh ya, karena kayaknya nggak ada rulesnya, jadi, langsung saya pajang saja ya...











Award-award ini saya kira belum sebanding dengan blog saya yang penuh kekurangan ini. Belum lagi saya belum bisa konsisten untuk posting dan berkunjung ke rumah eh maksud saya blog teman-teman semua. Maafkan saya yah... Insya Allah saya akan berusaha untuk tetap menjalin silaturahmi antar blogger.

Oh ya, teman-teman yang dapat semua award ini :
Syaifullah Cahaidir, Kak Ririn, Rayna, Clau, Joe
Bagi teman-teman yang belum dapat boleh kok merampok semua award ini. Ayo rampok semua ini! Ini adalah harta para bajak laut eh blogger. Hehe...

Wassalamualaikum Wr. Wb.
Read more...

Tuesday, April 7, 2009

Award Pertama

Assalamualaikum Wr. Wb.

Waktu buka blog kemarin, salah satu teman saya ngatmow meninggalkan pesan : "Tik aku ada award tuh buat kamu...diambil ya... " Hwaa... seumur-umur nge-blog baru kali ini saya dapet award. Huhuhu... Thanks God, Thanks Dad, Thanks Mom, Thanks for all my friend *bergaya Cinta Laura dapet award sambil nangis bombay gak jelas* Hehe..

Syaratnya gampang banget sih. Cuma ngasih alasan kenapa kita blogging. Terus tinggal kita lempar deh bola eh award ini ke temen-temen blogger yang lain. Terserah mau berapa jumlahnya. Gampang kan?
Oke, kalau gitu langsung saya ceritakan saja deh alasan saya blogging dan akhirnya menjadikannya salah satu hobi saya. Begini ceritanya sodara-sodara...


Awalnya saya nggak ada niat sama sekali atau bahkan bisa dibilang nggak tau apa yang namanya blog itu. Hehe... Maklum aja waktu itu yang lagi tren di kalangan temen-temen saya tuh friendster (saya masih kelas 3 smp). Nggak ada yang namanya bahas blog sekalipun. Isinya cuma bahas friendster aja. Jadi wajar saja kan saya nggak up to date sama yang namanya blog. Suatu hari saya asyik cari-cari artikel di google. Eh, ketemu artikel yang menarik. Selesai saya baca, saya pengen banget rasanya ikutan komentar di artikel itu. Tapi karena mungkin pemiliknya mengatur postingnya supaya nggak bisa dikomentari selain yang punya akun, saya nggak bisa kasih komentar. Karena perasaan ngebet pengen komentar itu, saya ubrek-ubrek tuh seisi blog. Saya lihat kok yang kasih komentar hampir semuanya punya situs web sendiri (blog). Terus mata saya terpaku di kanan atas blog(bagian navbar) yang tulisannya "buat blog". Langsung deh saya klik, ngisi form, next, ngisi lagi, next, terus sampai saya akhirnya bilang : "Ng.. ini apaan yah?" (layar monitor udah menunjukkan dashbor). Hwahahaha...

Begitulah ceritanya. Sejak saat itu, saya mulai belajar nge-blog secara otodidak : blogwalking dan belajar di blog tutorial. Huhuhu...

Jadi, intinya alasan saya blogging adalah
1. Buat ngasih komentar di artikel-artikel menarik di blog. (awalnya)
2. Menambah wawasan saya tentang dunia luar.
3. Berbagi rasa dan pikiran dengan teman-teman sesama blogger.
4. Menambah teman dan saudara.
5. Yang ini untung-untungan : menambah uang saku. Hehe...


Oh ya, award ini saya mau lempar ke-10 teman yang lain. Yang belum disebutkan mohon maaf sekali. Habis saya bingung mau kasih kemana.

1. Clau-bintang
2. Rayna
3. Joe
4. Kak Ririn
5. Hamiseno
6. Maz Yons
7. Fasha
8. Pippin
9. Mawar
10. Kangabuy

Bagi ke-10 teman di atas jangan lupa tulis alasan temen-temen blogging ya.

Wassalamualaikum Wr. Wb.
Read more...

Sunday, April 5, 2009

Demam Puitis

Assalamualaikum Wr. Wb.

Akhir-akhir ini entah kenapa saya jadi puitis dan berasa seorang penyair. Hehe... Sewaktu iiat langit biru, keluar kalimat yang indah dan jadi sebait puisi. Sewaktu dengar obrolan teman-teman, begitu juga. Sampai-sampai sewaktu tidur pun dipaksain bangun lagi cuma untuk mencatat kalimat yang ada di benak saya di hp sementara. Alhasil hp saya sekarang dipenuhi oleh kalimat-kalimat puitis yang jumlahnya lumayan banyak. Fiuuhh...

Sebenarnya sih saya senang-senang saja kalau lagi mode puitis. Saya pikir lumayan juga kesempatan ini dimanfaatkan untuk bikin puisi. Jadi nantinya kalau ada tugas bikin puisi, saya nggak perlu mikir lagi. Apalagi kalau disuruh bikin waktu bad mood. Wah, nggak bakal bisa keluar tuh idenya. Nah, mumpung lagi kena "Demam Puitis" saya nulis beberapa puisi deh. Contoh puisi yang saya buat:

Aku Terikat

Angin malam mengikatku menjadi satu
Menyeretku ke lembah manusia dalam
Meraih-raih
Akar kayu yang bergelantungan

Sepanjang malam aku terhenyak
Melihat udara panas di ubun-ubunku
Menyapa dirimu yang menari-nari dibawahnya
Mencoba menghirup hambarnya
Dadaku tergelitik
Berpaling tapi tak kunjung pergi

Aku terpaku
Pada dia yang mengikatku
Dan tertawa tak henti

Kira-kira menurut teman-teman blogger, apa isi puisi yang saya buat di atas nih? Kalau bisa lebih detail lagi, siapa "dia" di puisi itu. Saya pengen tahu pendapatnya. Mungkin aja apresiasi masing-masing orang kan berbeda. Oh ya, jawabannya dari saya bisa dibaca dibawah ini.


Dan jawabannya adalah...

Puisi "Aku Terikat" ini dibuat sewaktu saya mau tidur. Waktu itu, saya lagi sakit radang tenggorokan dan flu berat. Hampir sebagian besar teman-teman, pasti pernah kena flu ya. Nah, apa yang dirasain pas mau tidur? Susah tidur! Hahaha itulah yang saya rasakan. Susah tidur karena flu. Jadi, "dia" yang saya maksud itu adalah flu. Bukan teman, gebetan ataupun pacar! Siapa yang benar? Hayoo tunjuk jari!! Hehe.. Begini, saya jengkel karena batuk terus-terusan dan jadi nggak bisa tidur. Belum lagi radang tenggorokannya bikin sakit pas nelen ludah. Ya udah, diantara merem melek dan jengkel itu keluar kalimat demi kalimat di pikiran saya sampai membentuk puisi.

Hikmahnya : ternyata puisi bisa dibikin kapan saja. Termasuk sewaktu sakit juga. Dulu saya kira bikin puisi itu harus dengan suasana yang tenang dan pikiran yang jernih. Lagi jatuh cinta atau lagi patah hati. Ternyata nggak juga!

Wassalamualaikum Wr. Wb.
Read more...